Laporkan Masalah

Tinjauan sosio yuridis terhadap lelang atas benda bergerak di KP2LN Yogyakarta: Studi Kasus Lelang Kayu Perum Perhutani Unit Jawa Tengah

SIKKY, Alfrids Yutson, Dr. Hj. Siti Ismijati Jenie, SH.,CN

2005 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan lelang kayu dan kesesuaian dalam praktek pelaksanaan lelang atas barang bergerak di KP2LN Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian sosio yuridis, yaitu penelitian lapangan yang diperkuat dengan penelitian kepustakaan. Data yang diperoleh adalah data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan melalui penelitian lapangan dengan cara wawancara dan penyebaran angket kepada responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari bahan-bahan hukum primer, sekunder dan tertier yang diperoleh melalui penelitian kepustakaan. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan lelang atas benda bergerak (Kayu jati, bundar, rimba dan hasil hutan) PERUM PERHUTANI Unit I Jawa Tengah di Kantor Pelayanan Piutang dan Lelang Negara (KP2LN) Yogyakarta, tahap persiapan dan pasca lelang kayu tersebut telah sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam SK Menteri Keuangan RI Nomor 304/KMK.01/2002 juncto SK DJPLN Nomor 35/PL/2002, sedangkan pada tahap pelaksanaannya terdapat beberapa penyimpangan dalam prakteknya yaitu sebagai berikut : Pada saat pembukaan, penawaran dan penutupan lelang dipimpin oleh pemandu lelang; Risalah lelang tidak dibacakan oleh Pejabat Lelang pada saat pelelangan; Nilai limit tidak dimasukkan dalam amplop tertutup dari penjual. Penyimpangan tersebut di atas dipahami sebagai upaya untuk memenuhi kehendak para pelaku lelang yang menghendaki proses pelaksanaan lelang yang cepat, tidak rumit dan ekonomis namun tidak melupakan aspek mendasar dari suatu aturan hukum khususnya lelang kayu yaitu dalam pelaksanaan lelang dibuat oleh dan atau dihadapan Pejabat Lelang. Kata kunci : lelang kayu PERUM PERHUTANI

This study was aimed to find out the implementation of wood auction and the appropriateness in the implementation of auction over mobile goods in KP2LN Yogyakarta. This study was a socio-juridical study, a field study strengthened by library study. The data obtained was primary and secondary data. The primary data was obtained through field research using interview and questionnaire to the respondents. While, the secondary data was obtained through primary law materials, secondary and tertiary data was obtained through library study. This study used purposive sampling method. The result of the study showed that the auction implementation on mobile goods (teak wood, bundar, jungle, and forest yields) of PERUM PERHUTANI Unit I Central Java in Kantor Pelayanan Piutang dan Lelang Negara (KP2LN) Yogyakarta, the preparation and post auction wood stages had finished with determination ruled in SK Menteri Kuangan RI Number 304/KMK.01/2002 juncto SK DJPLN Number 35/PL/2002. While, in the implementation stage, there were several violations in its practice as follow: In the opening, the offer and closing of the auction was led by auction leader. The composition of the auction was not read by the Auction Official in the auction; The limit value was not included in a closed envelope from the seller. These violations were understood as the efforts to meet the wish of auction participants wishing fast process of auction, uncomplicated, and economical, but did not ignore the fundamental aspect from law, especially wood auction, in the implementation of auction made by and/or faced by Auction Official.

Kata Kunci : Hukum Lelang,Lelang Kayu Perhutani, wood auction of PERUM PERHUTANI


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.