Pengaruh Kinerja Keuangan dan Tata Kelola Perusahaan terhadap Kinerja Keberlanjutan dengan Moderasi Siklus Hidup Perusahaan pada Perusahaan Non-Keuangan Periode 2021–2024
Dwi Aryati, Ratna Nurhayati, S.E., M.Com., Ak., CA., Ph.D.
2026 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Penelitian ini mengkaji pengaruh kinerja keuangan dan tata kelola perusahaan terhadap kinerja keberlanjutan yang dimoderasi oleh siklus hidup perusahaan pada tahap maturity pada perusahaan sektor non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Kinerja keuangan yang digunakan dalam penelitian ini diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan tata kelola perusahaan diukur menggunakan Governance Pillar Score. Kinerja keberlanjutan diukur menggunakan skor ESG yang terdapat pada database Thomson Reuters dengan metode regresi data panel. Leverage, ukuran perusahaan, dan tipe industri digunakan dalam penelitian ini sebagai variabel kontrol. Hasil penelitian menyatakan bahwa kinerja keuangan dan tata kelola perusahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keberlanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan dengan tingkat profitabilitas dan kualitas tata kelola yang tinggi cenderung memiliki kinerja keberlanjutan yang lebih baik. Namun, siklus hidup perusahaan pada tahap mature tidak mampu memoderasi hubungan antara kinerja keuangan dan tata kelola perusahaan terhadap kinerja keberlanjutan. Variabel kontrol menunjukkan bahwa ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan, sedangkan leverage dan tipe industri tidak berpengaruh signifikan. Penelitian ini mendukung teori Resource-Based View (RBV) yang menekankan bahwa sumber daya finansial dan tata kelola perusahaan merupakan kapabilitas strategis dalam mendukung pencapaian keberlanjutan perusahaan. Implikasi praktis diberikan bagi perusahaan untuk mengintegrasikan kekuatan finansial dengan sistem tata kelola yang efektif guna meningkatkan kinerja keberlanjutan perusahaan. Bagi investor dan regulator, temuan ini dapat dijadikan pertimbangan dalam mengevaluasi keberlanjutan perusahaan melalui indikator profitabilitas dan kualitas tata kelola. Penelitian mendatang disarankan untuk memperpanjang periode pengamatan serta menambahkan variabel lain agar dapat menangkap dinamika perkembangan keberlanjutan perusahaan secara lebih komprehensif.
Kata kunci: Kinerja Keuangan, Tata Kelola Perusahaan, Kinerja Keberlanjutan, ESG, Siklus Hidup Perusahaan, Resource-Based View.
This study examines the relationship between financial performance and corporate governance on sustainability performance, moderated by the corporate life cycle at the maturity stage, in non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2021–2024. Financial performance is proxied by Return on Assets (ROA), while corporate governance is measured using the Governance Pillar Score. Sustainability performance is measured using ESG scores obtained from the Thomson Reuters database. This study employs a quantitative approach with a causal research design using panel data regression analysis with the Random Effects Model (REM). Leverage, company size, and industry type are included as control variables. The results show that financial performance and corporate governance have a positive and significant effect in terms of sustainability performance, indicating that companies with higher profitability and stronger governance practices tend to achieve better sustainability performance. However, the corporate life cycle at the maturity stage does not moderate the relationship between financial performance and corporate governance on sustainability performance. The control variables reveal that company size has a positive and significant effect, while leverage and industry type do not show significant effects. Robustness tests using ROE as an alternative proxy and lag tests confirm the consistency and stability of the model. This study supports the Resource-Based View (RBV) theory, which emphasizes that financial resources and governance capabilities are strategic assets that enable companies to enhance sustainability performance. The findings offer practical implications for companies to strengthen their financial capacity and governance quality, thereby improving sustainability performance. For investors and regulators, these results highlight the importance of profitability and governance quality as key indicators in evaluating corporate sustainability performance in Indonesia. Future research is recommended to extend the observation period and incorporate additional variables to capture the dynamics of corporate sustainability more comprehensively.
Keywords: Financial Performance, Corporate Governance, Sustainability Performance, ESG, Corporate Life Cycle, Resource-Based View.
Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Tata Kelola Perusahaan, Kinerja Keberlanjutan, ESG, Siklus Hidup Perusahaan, Resource-Based View