Studi identifikasi lokasi potensial pengembangan pusat perbelanjaan di Area sub urban kota Surakarta
Widyana Nova Triana, Drs. Risyanto, M.S.
2026 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPusat perbelanjaan modern sudah semakin banyak tersedia di Kota Surakarta, khususnya dipusat kota. Namun keberadaannya dapat berlokasi di area sub urban yaitu pusat perbelanjaan skala pelayanan lingkungan (neighborhood shopping centre). Hal ini menyebabkan perlunya identifikasi lokasi pusat perbelanjaan di area sub urban. Identifikasi lokasi pusat perbelanjaan bertujuan untuk mengetahui pola sebaran dari fasilitas pusat perbelanjaan serta dapat memberikan arahan pengembangannya. Pusat perbelanjaan tersebut berada dilingkungan permukiman yang umumnya berada dipinggir jalan utama, terdiri dari supermarket, swalayan, toko-toko yang dilengkapi dengan fasilitas parkir yang memadai. Batas ambang penduduk yang dapat dilayani (population threshold) 40.000 penduduk serta rangenya 2,4 km. Penelitian ini menggunakan metode analisis data sekunder, menggunakan data berupa kepadatan penduduk, pengguna potensial, jumlah fasilitas perdagangan lainnya serta jumlah sarana transportasi. Data-data tersebut diolah dengan menggunakan teknik skoring dan klasifikasi sehingga menghasilkan kelas daerah potensi pengembangan pusat perbelanjaan. Analisis ini dilakukan dengan mempertimbangkan kebijakan pemerintah mengenai peruntukan lahan yang sesuai untuk perdagangan. Untuk analisa lanjutannya melalui analisis lokasi potensial meliputi analisis SIG, analisis threshold dan range. Hasil analisis ini dapat memberikan arahan lokasi prioritas pusat perbelanjaan baru dengan memperhatikan lahan terseleksi yang didasarkan pada nilai strategis lahannya. Untuk melihat jangkauan dari masing-masing lokasi prioritas digunakan analisis network berupa analisis service area. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian ini, bahwa rasio daya layan pusat perbelanjaan Area Sub Urban Kota Surakarta tidak berimbang maka diperlukan pengadaan fasilitas baru yang sesuai dengan kebutuhan penduduknya yaitu minimal empat pusat perbelanjaan skala lingkungan. Daerah yang potensial untuk pengembangan lokasi pusat perbelanjaan skala lingkungan berada di daerah potensial I Kelurahan Sumber, dan sebagai alternatif dapat didirikan di daerah potensial II meliputi Kelurahan Mojosongo, Banyuanyar dan Jebres, serta sebagai daerah potensial III Kelurahan Kadipiro. Berdasarkan evaluasi daya layan, lahan terseleksi, daerah potensial, serta kebijakan pemerintah mengenai rencana tata ruang area sub urban maka didapat lokasi potensial pengembangan pusat perbelanjaan. Lokasi potensial 1 (prioritas utama) berada di Kelurahan Sumber, serta sebagai alternatifnya dapat didirikan di lokasi potensial II, III, masing-masing berada di Kelurahan Mojosongo, dan Banyuanyar
The modern shopping centre has been provide in Surakarta especially in the centre of this town. The existence of that shopping centre can be located in the area sub urban, that is neighborhood shopping centre. That can cause it need the identification of the shopping centre in the area sub urban. The identification potential location purpose for detect distribution pattern of shopping centre and can give the direction to their development. That shopping centre in the location of settlement, in commonly in the edge of the main street consist of supermarket, self-service market, stores that completed with good parking area. The population threshold 40.000 people with 2.4 km range. This research use analysis data sekunder method, use the data like population density potential user, total of the other trade facility and the amount of the transportation. That data processed with scoring technique and classification so it produce class region of development potential shopping centre. This analysis do and considering the government policy about allocation of the land that suitable for trade. For the continuation with potential location analysis, include SIG analysis, threshold analysis and range. The result of this analysis can give the allocation for the priority location of the new shopping centre with notice the selected that basic in strategic value of the land. To see the range from each priority of the location used network analysis like service area analysis. According to the result that get from this research, that ratio capacity of the shopping centre Area Sub Urban Surakarta imbalance so was made compulsory supplying new facility of appropriate with population necessary in minimum four neighborhood shopping centre. That area potential for development neighborhood shopping centre location in the potensial area I is Sumber and as alternative can existed in the potential area II include are Mojosongo, Banyuanyar, Jebres and as potential area III is Kadipiro. According to the evaluation of capacity, potential area for shopping centre development, selection area and policy of a government about layout of program area sub urban so can result potential location shopping centre of development. Potential location I (prominent priority) in the Sumber, as alternative can existed in the potential location II, III, each in the Mojosongo and Banyuanyar
Kata Kunci : pusat perbelanjaan skala lingkungan, arca sub urban, lahan terseleksi,neighborhood shopping centre, area sub urban, selection area