Mengembangkan Laporan Keuangan Populer Pemerintah Daerah di Indonesia
Nia Pramita Sari, Prof. Irwan Taufiq Ritonga, MBus, PhD, CA; Prof. Dr. Abdul Halim, MBA, Ak., CA; Prof. Dr. Slamet Sugiri, MBA
2025 | Disertasi | S3 Ilmu AkuntansiLaporan keuangan populer dimaksudkan untuk mengomunikasikan informasi keuangan pemerintah daerah kepada khalayak masyarakat dengan tujuan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana publik. Upaya yang ada untuk mengembangkan laporan keuangan populer sebagian besar dilakukan di negara-negara maju, sehingga menimbulkan kekhawatiran dalam penerapannya di konteks negara berkembang. Studi ini mengembangkan laporan keuangan populer yang sesuai dengan karakteristik masyarakat di negara-negara berkembang, menggunakan Teori Beban Kognitif sebagai landasan pengembangannya. Dengan menggunakan pendekatan riset desain dan pengembangan, studi ini mensintesis berbagai literatur yang relevan untuk mengembangkan laporan keuangan populer dan melakukan uji validitas dan reliabilitas untuk menilai kinerja dan niat penggunaan laporan yang diusulkan. Temuan menunjukkan bahwa laporan keuangan populer yang dirancang dengan memperhatikan beban kognitif intrinsik dan eksternal dianggap mudah dipahami dan mendorong penggunaan. Beban kognitif intrinsik diatasi dengan menyajikan informasi berupa rasio keuangan kinerja, dan kondisi keuangan pemerintah daerah. Sementara itu, beban kognitif eksternal dikurangi dengan menghilangkan informasi yang tumpang tindih, memilih format penyajian yang efektif, dan menempatkan informasi yang berkaitan secara berdekatan. Studi ini menawarkan bukti laporan keuangan populer yang sesuai konteks negara berkembang dan potensinya untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik.
A popular financial report is intended to communicate local government financial information to non-expert audiences aimed to strengthen transparency and accountability in the management of public funds. Existing efforts to develop popular financial reports have largely taken place in developed countries, raising concerns about their applicability for developing countries. This studi develops a theoretically grounded popular financial report suited to the characteristics of local government financial information users in developing countries by crawing on the Cogntive Load Theory. Using a
design and development approach, the study synthesizes relevant literature to
construct the popular financial report and conducts validity and reliability
testing to assess its performance, alongside examining users’ intention to use
the proposed report. The findings show that a popular financial report designed
with attention to both intrinsic and extraneous cognitive loads is perceived as
accessible and encourages intended use. Intrinsic load is addressed by
presenting information through financial ratios that communicate local
governments’ financial performance and condition, accompanied by clear
interpretations. In addition, extraneous load is reduced by eliminating redundant
information, selecting effective presentation formats, and placing related
information together on the same page. This study offers evidence of a popular
financial report suitable for developing country contexts and its potential to
enhance transparency, accountability, and public participation.
Kata Kunci : Akuntabilitas, Desain dan pengembangan, Negara berkembang, Transparansi efektif, Laporan keuangan populer