Pembubaran USAID (The United States Agency for International Development) Pada Masa Pemerintahan Kedua Donald Trump
Dyah Anastasia Fadhilah Laliyo, Prof. Dr. Nur Rachmat Yuliantoro, M.A. (IR)
2026 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional
Tesis ini mengkaji alasan pemerintahan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan kedua
Donald Trump membubarkan USAID (United States Agency for International Development)
pada tahun 2025. Dengan menggunakan kerangka pikir realis neoklasik yang diperkenalkan
oleh Randall Schweller, yang mencakup konsensus elite, kerentanan pemerintahan, kohesi
sosial, dan kohesi elite, penelitian ini menganalisis motivasi kebijakan tersebut diberlakukan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa USAID selama ini berperan sebagai salah satu instrumen
untuk memenuhi kepentingan nasional Amerika Serikat, terutama terkait keamanan,
geopolitik, dan kepemimpinan global. Namun, prinsip America First yang diusung Trump
mendorong pergeseran cara pemerintah mendefinisikan kepentingan tersebut. Bantuan luar
negeri yang disalurkan melalui USAID dinilai kurang strategis untuk pemenuhan kepentingan
Amerika Serikat yang kini menuntut keuntungan ekonomi yang konkret. Pergeseran ini
memunculkan perbedaan pandangan dan ketegangan, baik di kalangan pemegang kebijakan
maupun di tingkat masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembubaran USAID
merupakan hasil dari perebutan definisi kepentingan dan ancaman dalam dinamika politik
internal Amerika Serikat.
This thesis examines why the United State government under Donald Trump’s second
administration decided to dismantle USAID (United States Agency for International
Development) in 2025. Based on Randall Schweller’s neoclassical realism, which includes elite
consensus, government vulnerability, social cohesion, and elite cohesion, the study analyses
reasons behind the policy. The findings shows that USAID has long served as an instrument
for advancing U.S. national interests, particularly in security, geopolitics, and global
leadership. However, Trump’s America First principle drove a shift in how the government
defined those interests. Foreign aid delivered through USAID came to be viewed as less
strategic for serving US interest, which increasingly demanded tangible economic returns. This
shift generated disagreement and tension both among policymakers and within society. The
thesis concludes that the dissolution of USAID resulted from domestic contestation over how
national interests and threats were defined within the US internal political dynamics.
Kata Kunci : USAID, Neoclassical Realism, United States