Business model design for belajar dari mereka: an edtech platform
Daniel Alexander, Boyke Rudy Purnomo, S.E., M.M., PhD., CFP,
2026 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Bonus demografi Indonesia saat
ini masih terhambat oleh melebarnya kesenjangan keterampilan (skills gap) dan
tingginya angka pengangguran pemuda. Hal ini menciptakan kebutuhan yang
mendesak akan solusi pendidikan yang tangkas dan berbasis kompetensi. Penelitian
ini bertujuan untuk merumuskan model bisnis yang berkelanjutan serta menganalisis
kelayakan finansial untuk peluncuran ulang komersial Belajar Dari Mereka (BDM),
sebuah platform teknologi pendidikan (EdTech) yang sedang bertransisi dari
inisiatif komunitas sosial (pro bono) menjadi entitas pendidikan profesional
yang berorientasi laba. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus metode
campuran (mixed-methods), penelitian ini mengaplikasikan Peta Empati (Empathy
Mapping), Business Model Canvas (BMC), dan metrik penganggaran modal (capital
budgeting). Analisis dilakukan terhadap data kualitatif dari dua wawancara ahli
dan data kuantitatif dari survei terhadap 71 profesional muda di wilayah
Jabodetabek. Hasil penilaian pasar menunjukkan bahwa meskipun demografi sasaran
memiliki motivasi tinggi untuk meningkatkan keterampilan (upskilling), mereka
sangat terkendala oleh kurangnya waktu (52,1%) dan kekhawatiran akan hasil
investasi pendidikan yang tidak sepadan (32,9%). Untuk mencapai kesesuaian
antara produk dan pasar (Product-Market Fit), model bisnis yang diusulkan
adalah Ekosistem Kredensial Mikro Berbasis Kepercayaan. Model ini menawarkan
sertifikasi setingkat universitas dengan materi pembelajaran langsung dari para
praktisi ahli, serta sistem penyampaian modul berbasis Kecerdasan Buatan (AI). Dengan
memanfaatkan kemitraan strategis bersama universitas terkemuka (UGM, UI,ITB)
dan Daniel Mananta Network guna membangun kredibilitas institusional secara
instan, analisis kelayakan finansial mengonfirmasi bahwa transisi bisnis ini
sangat layak untuk dijalankan. Berdasarkan evaluasi dengan tingkat asumsi biaya
modal (Weighted Average Cost of Capital/WACC) yang konservatif sebesar 18%,
proyek ini menghasilkan Net Present Value (NPV) positif sebesar Rp21,46 Miliar,
Internal Rate of Return (IRR) yang luar biasa tinggi sebesar 199%, dan masa
pengembalian modal (payback period) yang cepat yakni 1,96 tahun. Angka-angka
ini membuktikan bahwa BDM mampu memonetisasi aspek "kepercayaan" dan
"efisiensi" secara sukses guna turut mengatasi masalah kesenjangan keterampilan
nasional.
Indonesia’s demographic dividend
is currently hindered by a widening skills gap and youth unemployment, creating
a pressing need for agile, competency-based educational solutions. This study
aims to formulate a sustainable business model and analyze the financial feasibility
for the commercial relaunch of Belajar Dari Mereka (BDM), an EdTech platform transitioning
from a pro bono community initiative to a for-profit professional education
entity. Employing a mixed-methods case study approach, the research utilizes
Empathy Mapping, the Business Model Canvas (BMC), and capital budgeting metrics
to analyze two qualitative expert interviews and quantitative survey data from
71 early-career professionals in the Greater Jakarta area. The market
assessment reveals that while the target demographic is highly motivated to
upskill, they are constrained by a lack of time (52.1%) and a fear of poo investment
returns (32.9%). To achieve Product-Market Fit, the proposed business model is
a Trust-Based Micro-Credentialing Ecosystem that offers university-grade
certification with practitioner-led mastery and AI-driven modular delivery. By
leveraging strategic partnerships with top-tier universities (UGM, UI, ITB) and
the Daniel Mananta Network to establish immediate institutional credibility,
the financial feasibility analysis confirms the transition is highly viable.
Evaluated against a conservative 18% Weighted Average Cost of Capital (WACC),
the project yields a positive Net Present Value (NPV) of Rp 21.46 Billion, an exceptional
Internal Rate of Return (IRR) of 199%, and a rapid payback period of 1.96
years, demonstrating that BDM can successfully monetize trust and efficiency to
address the national skills gap
Kata Kunci : EdTech, Business Model Canvas, Financial Feasibility, Product-Market Fit, Micro-credentials, Skills Gap.