Laporkan Masalah

Analisis Strategi Digital Gerakan BDS Indonesia dalam Memediasi Solidaritas Global

Aisyah Khairunnisa, Dr. Titik Firawati

2025 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional

Tesis ini menganalisis strategi digital Gerakan BDS Indonesia dalam memediasi solidaritas global atas isu Palestina melalui ruang digital. Berangkat dari posisi BDS Indonesia sebagai aktor penghubung yang menerjemahkan seruan global menjadi narasi yang sesuai konteks lokal, tesis ini menempatkan strategi digital sebagai objek utama analisis. Penelitian ini menggunakan kerangka transnasionalisasi gerakan sosial (Tarrow, 2005) untuk menjelaskan bagaimana taktik dan narasi global diadaptasi melalui tiga proses utama, yakni pembingkaian global, internalisasi perlawanan, dan difusi. Di saat yang sama, kosmopolitanisme digital (Lenehan & Lietz, 2025) digunakan sebagai lensa konseptual untuk memahami ruang digital sebagai arena di mana nilai-nilai universal, identitas moral, dan struktur platform berinteraksi dalam membentuk solidaritas lintas batas. Dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus terhadap akun resmi Gerakan BDS Indonesia di media sosial, penelitian ini menunjukkan bahwa solidaritas global tidak direplikasi secara langsung, melainkan dinegosiasikan melalui adaptasi naratif yang menghubungkan nilai universal dengan sensitivitas historis dan politik Indonesia. Temuan penelitian menegaskan bahwa strategi digital berfungsi sebagai mekanisme mediasi yang memungkinkan agenda global diterjemahkan ke dalam ruang publik domestik tanpa memosisikan BDS Indonesia sebagai penginisiasi proses transnasionalisasi. Dengan menempatkan perhatian pada proses dan praktik mediasi narasi, penelitian ini menekankan bagaimana solidaritas dibangun dan dinegosiasikan di ruang digital, bukan pada pengukuran dampaknya secara kuantitatif. Dengan demikian, studi ini berkontribusi pada pemahaman tentang bagaimana aktor masyarakat sipil di Global South mengartikulasikan solidaritas global melalui infrastruktur digital.

This thesis analyzes the digital strategy of the Gerakan BDS Indonesia in mediating global solidarity on the issue of Palestine through digital spaces. Starting from the position of BDS Indonesia as a bridging actor that translates global calls into narratives aligned with the local context, this study positions digital strategy as its primary object of analysis. It draws on the framework of transnational social movements developed by Tarrow (2005) to explain how global tactics and narratives are adapted through three main processes, namely global framing, internalization of contention, and diffusion. At the same time, digital cosmopolitanism (Lenehan & Lietz, 2025) is used as a conceptual lens to understand digital space as an arena where universal values, moral identities, and platform structures interact in shaping cross-border solidarity. Using a qualitative case study of the official social media accounts of the Gerakan BDS Indonesia, this research demonstrates that global solidarity is not directly replicated but is instead negotiated through narrative adaptations that connect universal values with Indonesia’s historical and political sensitivities. The findings affirm that digital strategy functions as a mediating mechanism, enabling global agendas to be translated into the domestic public sphere without positioning BDS Indonesia as the initiator of the transnationalization process. By focusing on the processes and practices of narrative mediation, this study emphasizes how solidarity is constructed and negotiated in digital spaces rather than measuring its impact in quantitative terms. In doing so, it contributes to a deeper understanding of how civil society actors in the Global South articulate global solidarity through digital infrastructures.

Kata Kunci : Gerakan BDS Indonesia, Aktivisme Digital, Perlawanan Transnasional, Kosmopolitanisme Digital, Solidaritas Digital

  1. S2-2025-546833-abstract.pdf  
  2. S2-2025-546833-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-546833-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-546833-title.pdf