Laporkan Masalah

PENGARUH JENIS PUPUK DAN INOKULASI MIKROORGANISME PADA KONDISI CEKAMAN KEKERINGAN TERHADAP PERTUMBUHAN STEK BATANG WARU LAUT ( Hibiscus tiliaceus Linn) DI MEDIA PASIR PUTIH PANTAI

SLAMET UNTUNG, Ir. Soemardi, M.For.Sc.; Ir. W. W. Winarni, M.P.

2003 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kondisi daerah pantai yang panas dan kering menyebabkan upaya rehabilitasi banyak mendapat kendala berupa kematian jenis terpilih pada tingkat awal pertumbuhan. Disamping itu sifat lahan pantai yang mempunyai salinitas yang tinggi, kadar air tanah rendah , evepotranspirasi tinggi serta kandungan hara yang rendah juga menjadi faktor pembatas pertumbuhan. Untuk itu diperlukan usaha agar kondisi tanaman dapat lebih berkualitas dan mampu bertahan pada kondisi lingkungan yang kurang optimal untuk pertumbuhan. Salah satu diantaranya adalah dengan melakukan penelitian berkenaan upaya peningkatan komponen organik dan biologis tempat tumbuh pada lahan kritis. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk, inokulasi mikroorganisme dan interaksi keduanya pada kondisi kekeringan terhadap pertumbuhan stek batang warn laut. Penelitian menggunakan percobaan faktorial dalam RCBD ( Randomized Completely Block Design) dengan 288 satuan percobaan. Variabel pertama adalah inokulasi mikroorganisme dengan 2 perlakuan yaitu inokulasi mikroorganisme dan tanpa inokulasi, sedangkan variabel yang kedua adalah pemberian jenis pupuk dengan 3 perlakuan yaitu pupuk kandang, pupuk NPK dan tanpa pupuk. Penelitian dilakukan di 2 tempat yaitu di daerah pantai (Slili ) dan di Klebengan. Hasil penelitian di Slili menunjukan bahwa perlakuan inokulasi mikroorganisme tidak memberikan pengaruh yang nyata, sedangkan pemberian pupuk kandang dan NPK memberikan pengaruh nyata untuk parameter panjang tunas, berat kering tunas dan berat kering akar. Interaksi jenis pupuk dan inokulasi mikroorganisme menunjukan pengaruh nyata untuk parameter panjang tunas. Inokulasi mikroorganisme di Klebengan juga tidak memberikan pengaruh nyata pada parameter yang diamati, sedangkan pemberian pupuk berpengaruh nyata untuk parameter panjang tunas, diameter tunas, berat kering akar dan berat kering tunas. Interaksi jenis pupuk dan inokulasi mikroorganisme di Klebengan tidak memberikan pengaruh nyata untuk semua parameter yang diamati

Kata Kunci : komponen organik, lahan kritis, kekeringan

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf