Laporkan Masalah

STUDI PERMUDAAN ALAM PUSPA ( Schima walichii (DC.) Korth) DAN RASAMALA (Altingia excelsa Noronhae) (STUDI KASUS DI WILAYAH HUTAN WISATA KALIURANG)

AULIA NUR UMIYATI, Ir. Adriana, M.P. ; Drs. Wiyono, M.Si.

2003 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies puspa dan rasamala yang mendominasi sebagian besar iokasi perelitian . Hal ini dimaksudkan untnk mempennudah pengenalan terhadap kedua jenis tersebut dari mulai semai, sapihan, tiang dan pohon, yang selanjutnya dilakukan perhuitungan kerapatan dan frekuensi, pola persebarannya, serta bagaimana dinamika yang terjadi schingga anakan puspa banyak lumbuh di bawah tegakan rasamala. Penelitian dilakukan pada 2 petak seluas kurang lebih 50 Ha, di wilayah Hulan Wisata Kaliurang, dengan menggunakan metode sistematik sampling dengan Intensitas Sampling (IS) sebesar 4 %, sehingga diperoleh 51 petak ukur berukuran 20 x 20 m. Parameter yang diamati berupa banyaknya individu setiap jenis (puspa dan rasamala) mulai dari semai, sapihan, tiang sampai dengan pohon, juga intensitas cahaya, serta penutupan tanali oleh tiimbuhan bawah pada tiap-tiap petak ukur. Data dianalisis dengan menghitung Nilai Kerapatan dan Frekuensi Relatif, Indeks Dispersal, Grafik Linear serta Nilai Asosiasi dengan menggunakan Tabel Kontingensi . Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari proses identifikasi, kedua jenis memiliki kekhasan, dianiaranva yang menonjol adalali rasamala memiliki bau seperti mint dan daun bergerigi, sedangkan puspa memiliki daun muda yang berwarna merah . Tidak adanya dimorfisme damt pada kedua jenis ini mempermudah untuk mengenali anakannya. Permudaan puspa memiliki nilai Kerapatan dan Frekuensi Relatif lebih tinggi dibanding rasamala atau jenis lainnya, yang artinya bahwa pada umumnya anakan puspa mendominasi wilayah Hutan Wisata Kaliurang. Persebaran spasial permudaan alam baik puspa maupun rasamala memiliki kecenderungan mengelompok. Dominasi permudaan alam oleh anakan puspa disebabkan beberapa faktor, yaitu persyaratann tumbuh anakan puspa lebih sederhana, viabilitas biji lebih tinggi, morfologi biji bersayap memungkinkan anakan tersebar jauh dari induknya, serta lingkungan yang cocok untuk pertumbuhan anakan alamnya. Selain mensyaratkan lingkungan tcmpat tumbuh anakan yang bebas dari tumbuhan bawah, kemiringan tanali, cahaya yang cukup, serta morfologi buah dan viabilitas biji yang rendah , menvebabkan keberhasilan permudaan alam rasamala lebih kecil dibanding puspa, meskipun jumlah induknya sangat banyak dan mendominasi tegakan, yaitu dengan Nilai Kerapatan Jenis sebesar 0,474 untuk semai puspa dan 0,191 untuk semai rasamala. Meskipun demikian melalui perhitungan mengguanakan Tabel Kontingensi, tidak terdapat asosiasi antara keberadaan anakan puspa yang meiimpah dengan anakan rasamala

Kata Kunci : Dinamika, Kerapatan dan Frekuensi Relatif, Dominasi, Permudaan Alam.

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf