PERENCANAAN TATA LETAK FASILITAS WISATA ALAM TAMAN HUTAN RAYA NGARGOYOSO KABUPATEN KARANGANYAR
SILVANA NURWIDIATI, Dr. Ir. Chafid Fandeli, MS.; Ir. Ismudianto, MS
2003 | Skripsi | S1 KEHUTANANIndonesia sebagai negara beriklim tropis merupakan negara megabiodiversitas nomor dua yang memiliki kekayaan dan keindahan alam serta budaya, potensial bagi pengembangan wisata. Taman Hutan Raya (Tahura) Ngargoyoso salah satunya, memiliki potensi flora,fauna, dan keindahan alam yang menarik dikembangkan untuk memenuhi tuntutan terhadap kawasan hutan bagi kepentingan hidroorologi dan konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi lanskap yang terdiri atas unsur biotik,fisik, dan panorama untuk obyek wisata alam;menentukan zonasi kawasan wisata potensi lanskap;dan merencanakan pola,tata letak,dan jenis fasilitas wisata alam yang sesuai dengan kebutuhan aktivitas wisatawan. Manfaat penelitian ini adalah memberikan data potensi lanskap berupa unsur biotik,fisik,dan panorama yang dapat dijadikan sebagai data base kawasan;memberikan pertimbangan mengenai pengembangan usaha;memberikan masukan mengenai batas-batas kawasan untuk perencanaan fasilitas wisata alam;memberikan masukan tentang perencanaan tata letak fasilitas wisata yang dapat melindungi kawasan Tahura dari kerusakan akibat kegiatan wisatawan;memberikan pertimbangan tentang jenis,macam,dan banyaknya fasilitas wisata alam yang akan dibangun di kawasan Tahura Ngargoyoso. Metode yang digunakan secara Purposive Sampling dengan pertimbangan blok, titik pandang, estetika,dan aksesibilitas. Parameter penelitian ini adalah vegetasi, fauna,dan lanskap. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Secara kuantitatif pada potensi vegetasi menggunakan metode kuadrat, fauna dengan analisis komposisi jenis burung(indek dominansi,indek keanekaragaman), potensi lanskap menggunakan metode Leopold yang dimodifikasi (1978) dikombinasi metode Bureau ofLandManagement( 1980) dan evaluasi lanskap dengan skala semantik. Basil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa potensi wisata di Tahura Ngargoyoso memiliki 29 jenis pohon sebagai vegetasi yang beranekaragam mencirikan nilai estetika dan keunikan yang nantinya dapat mengurangi tingkat kejenuhan wisatawan. Jenis-jenis mamal,reptil,dan insekta berupa macan tutul,kera abu-abu ekor panjang,kijang,ular,landak,biawak,kupu-kupu,dan belalang. Kesemuanya ini berpeluang menjadi atraksi wisata alam yang menarik. Selain itu terdapat 34 jenis burung, menarik untuk wisata minat khusus. Diantara jenis-jenis fauna tersebut ada yang dilindungi seperti elang bido,elang jambul hitam,elang belalang,kijang,kera abu-abu ekor panjang,dan landak. Analisis visual menurut Buereu of Land Management,kualitas keindahan lanskap dari empat unit pemandangan adalah Blok I dengan nilai 18,25 (kelas B,kualitas sedang);Blok n sebesar 13,5 (kelas B,kualitas sedang);Blok Ilf sebesar 15,25 (kelas B,kualitas sedang) dan Blok IV sebesar 18,0 (kelas B, kualitas sedang).Perbedaan potensi pemandangan antar unit menurut metode Friedman menunjukkan perbedaan yang nyata antar unit. Terdapat tiga jalur yang dapat dilewati untuk menuju dan meninggalkan obyek wisata, dengan potensi alam yang berbeda. Dari ketiga jalur ini, jalur yang cocok untuk jalan rekreasi adalah Jalur m, sedangkan Jalur 1 dan II cocok untuk jalur traking. Pola alur pergerakan wisatawan adalah alur bolak-balik di Jalur HI dan searah untuk Jalur I dan U Terdapat empat zona yaitu zona pemanfaatan (Unit I,IIdan 1H), zona perlindungan dan zona rimba (Unit IV), dan zona penyangga (batas terluar dari masing-masing unit). Fasilitas wisata yang diperlukan untuk aktivitas wisata alam adalah fasilitas untuk rekreasi diletakkan di Unit I dan n, fasilitas untuk berkemah di Unit II,fasilitas untuk pengelolaan di Unit I, dan fasilitas penunjang (kios-kios,rumah makan,parkir,pos jaga dan kesehatan) diletakan di Unit I dan U
Kata Kunci : Tata letak,Fasilitas, Taman Hutan Raya (Tahura)