Laporkan Masalah

The Competitiveness of Small-Scale Swine Farmers in the Mekong Delta, Vietnam

Nguyen Hoang Qui, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.; Ir. R. Ahmad Romadhoni Surya Putra, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.; Dr. Nguyen Van Vui

2026 | Disertasi | S3 Ilmu Peternakan

Penelitian ini mengkaji profil sosial, karakteristik produksi, serta persepsi peternak babi skala kecil di Delta Mekong, bersama dengan faktor-faktor yang memengaruhi inovasi, produktivitas, dan daya saing. Rata-rata peternak berusia sekitar 50 tahun, berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan tingkat menengah, dan memiliki sekitar 31 satuan ternak babi per usaha; hampir 40% usaha ternak tergolong tidak efisien. Peternak menunjukkan persepsi positif terhadap inovasi - seperti penerapan tempat pakan dan minum otomatis - serta mengakui kontribusinya terhadap daya saing, meskipun efisiensi produksi masih berada pada tingkat sedang. Analisis regresi menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, ukuran ternak, dan partisipasi dalam pelatihan berpengaruh positif terhadap inovasi dan daya saing, sedangkan pengalaman dan jarak ke pasar berpengaruh negatif terhadap kinerja usaha ternak. Untuk produktivitas, hanya pekerjaan utama dan pengalaman yang memberikan dampak negatif yang signifikan, menunjukkan bahwa peternak yang bekerja penuh waktu dan berpengalaman lama cenderung mengandalkan metode tradisional. Inovasi terbukti secara signifikan meningkatkan daya saing usaha ternak, sementara efisiensi produksi saja tidak memberikan pengaruh langsung. Studi ini menegaskan bahwa adopsi inovasi, peningkatan kapasitas, dan kebijakan yang efektif sangat penting untuk memperkuat keberlanjutan dan daya saing peternakan babi skala kecil di Delta Mekong.

This study examined the social profiles, production characteristics, and perceptions of small-scale pig farmers in the Mekong Delta, together with the factors influencing innovation, productivity, and competitiveness. The average farmer was approximately 50 years old, male, with secondary-level education, and owned around 31 swine units per farm; nearly 40% of farms were inefficient. Farmers displayed positive perceptions toward innovation—such as adopting automatic feeders or drinkers—and recognized its contribution to competitiveness, although production efficiency remained moderate. Regression analyses showed that education level, herd size, and training participation had positive effects on innovation and competitiveness, whereas experience and market distance negatively influenced farm performance. For productivity, only main occupation and experience had significant negative impacts, indicating that full-time and long-experienced farmers tended to rely on traditional methods. Innovation was found to significantly enhance farm competitiveness, while production efficiency alone had no direct effect. The study highlights that innovation adoption, capacity building, and effective policy are essential for strengthening the sustainability and competitiveness of smallholder pig farms in the Mekong Delta

Kata Kunci : Delta Mekong, produksi babi, daya saing, Vietnam

  1. S3-2026-509017-abstract.pdf  
  2. S3-2026-509017-bibliography.pdf  
  3. S3-2026-509017-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2026-509017-title.pdf