Laporkan Masalah

ANALISIS BIAYA PRODUKSI PADA INDUSTRI LAMINATING BARE CORE DI PT. DUTA SUMPIT INDONESIA TEMANGGUNG JAWA TENGAH

WISNU WICAKSONO, Ir. Siswantoyo Dipodiningrat, M .S

2003 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Industri perkayuan di fndonesia da!arn beberapa tahun ini memang menga[ami banyak kendala. Hal ini disebabkan berbagai macam sebab ya.'1g salah satunya adalah kerusakan hutan yang be!um terkenda!i baik yang dilakukar1 o!eh pengusaha HPH maupun penebang liar. Narnun demikian industri perkay...ian masih diharapkan mampu berperan dalam upaya untuk memperbaiki perekonomian nasiona!. Sehingga industri perkayuan diarahkan pada pengolaha.'1 kayu yang bukan berasa! dari hutan almn melainkan dari hutan rak.-yat dan Hutan Tanarnan fndustri Mulai pertengahan tahun 90-an, industri pengolahan kayu sengon atau Paraserienthes fa/cataria mulai marak. Berbagai macarn industri pengolahan kayu sengon dari yang sederhana sarnpai yang paling komplek seperti Laminating Bare Core atau papan sarnbung banyak berdiri di berbagai daerah di Jawa dan sebagai contoh di Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Penelitian ini bertujua11 untuk mengetahui besarnya biaya produksi per-m3 yang dibutuhkan untuk pembuatan Laminaling Bare Core, kapasitas produksi dan keuntungan tiap m3 dari pembuatan papan sambung tersebut. Pene!itian ini dilakukan di PT.Duta Sumpit Indonesia yang berlokasi di Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Pene!itian ini dilakukan dengan mencari biaya total produksi papan sambung. Biaya total diperoleh dari jumlah antara biaya tetap pertahun dengan biaya variable per­m3 papan sambung, keuntungan diperoleh dari selisih antara harga jual rata-rata dengan biaya per-m3 pembuatan papan sambung. Sedangkan efisiensi produksi selama satu tahun diperoleh dengan membandingkan kapasitas efektif dengan produktifitas nyatanya. Dari hasil penelitian diperoleh beberapa kesimpulan antara lain adalah biaya produksi tiap m3 diperoleh dari jumlah biaya tetap clan biaya variable yang dibutuhkan tiap m3 papan. Diperoleh persamaan biaya produksinya yaitu Total biaya = Rp.825.561.271,30 + Rp.915.264,02 x n, keuntungan rata-rata tiap m3 sebesar Rp.146.328,99 dan efisiens1 produksi selama tahun 2002 sebesar 52,25 %.

Kata Kunci : Industri Laminating Bare Core, biaya produksi, keuntungan, efisiensi.

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf