Laporkan Masalah

Pengetahuan dan sikap masyarakat tentang HIV/AIDS di Indonesia ( Analisis data SDKI 2002-2003)

Rr. Vina Noor Astuti Ratna Permatasari, Drs. Sukamdi, M.Sc; Umi Listyaningsih, S,Si., M.Si.

2007 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Indonesia telah memasuki tahap epidemi dalam penyebaran penyakit HIV/AIDS. Jumlah kasus HIV/AIDS cenderung mengalami peningkatan dari pertama kali ditemukan hanya 9 kasus di tahun 1987 hingga September 2006 mencapai 11.604 kasus. Dan fenomena HIV/AIDS sudah merambah ke berbagai sektor kehidupan di luar kelompok berisiko tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengetahuan masyarakat Indonesia tentang cara menghindari dan cara penularan HIV/AIDS serta sikap terhadap ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) berdasarkan data SDKI 2002-2003. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Pengetahuan tentang HIV/AIDS dan sikap terhadap ODHA berbeda di tiap wilayah di Indonesia. Masyarakat di wilayah Bali-Nusa Tenggara memiliki pengetahuan yang paling rendah dibanding wilayah yang lain, sedangkan masyarakat di Sumatra dan Jawa memiliki pengetahuan yang relatif baik. Pengetahuan tentang HIV/AIDS dan sikap terhadap ODHA beragam menurut umur. Kecenderungan yang muncul, pengetahuan yang tinggi berada di kelompok umur 21-49 tahun. Faktor pendidikan menentukan aspek pengetahuan masyarakat tentang HIV/AIDS dan sikap terhadap orang dengan HIV/AIDS. Semakin tinggi tingkat pendidikan, maka semakin meningkat pula pengetahuannya dan selanjutnya dapat bersikap positif atau menerima keberadaan orang dengan HIV/AIDS. Masih terjadi ketimpangan perolehan informasi tentang HIV/AIDS antara pria dan wanita. Televisi merupakan sumber informasi yang paling banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di Indonesia dalam memperoleh pengetahuan tentang HIV/AIDS.

Indonesia has entered into the spreading of epidemic of HIV/AIDS. The number of cases tends to increase since it was found in 1987 from 9 to 11,604 in September 2006. The phenomenon of HIV/AIDS has reached to other high risk groups. The study aimed to examine Indonesians' knowledge about the preventive way and the spreading of HIV/AIDS and their attitude toward people with HIV/AIDS based on IDHS data 2002-2003. Descriptive analysis was used in this study. Knowledge and attitude regarding to HIV/AIDS in Indonesia were different in each area. People in Bali-Nusa Tenggara had lowest knowledge compared to other areas while people in Sumatra dan Java had relatively better knowledge. Knowledge and attitude regarding to HIV/AIDS differed based on age group. The data showed that the highest knowledge was owned by group aged 21-49 years old. Education factor determined people's knowledge about HIV/AIDS and their attitude toward people with HIV/AIDS. The higher their education level was, the higher of their knowledge about HIV/AIDS that led to their positive attitude on accepting people with HIV/AIDS would be. There was a gap on HIV/AIDS information received between men and women. Television was the main information source mostly used on receiving HIV/AIDS information by the Indonesians.

Kata Kunci : HIV/AIDS, pengetahuan, sikap,knowledge, attitude

  1. S1-2007-161358-abstract.pdf  
  2. S1-2007-161358-bibliography.pdf  
  3. S1-2007-161358-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2007-161358-title.pdf