Imobilisasi Cd Lapisan Overburden Tambang Batubara Menggunakan Dolomit dan Hidrogel dengan Bayam sebagai Bioindikator
Rio Aji Pradana, Dr. Ir. Eko Hanudin, M.P., ASEAN Eng. , Prof. Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, M.P., M.Sc.
2026 | Tesis | S2 Ilmu Tanah
Aktivitas
pertambangan batubara telah menyebabkan berbagai macam permasalahan lingkungan
dan degradasi tanah. Penggunaan lapisan overburden untuk media reklamasi
diperparah dengan jenis tanah ultisol dan kontaminasi logam berat, salah
satunya Cd yang berdampak negatif terhadap ekosistem dan kesehatan manusia.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi dan melihat efektivitas
penggunaan bahan amandemen dolomit dan hidrogel serta kombinasinya dalam
mengimobilisasi logam berat Cd pada tanah bekas tambang batubara melalui
pendekatan remediasi in-situ. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan
Agustus sampai bulan Desember 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor, yaitu dosis dolomit terdiri dari 4
taraf (Kontrol, 5 g/kg, 10 g/kg dan 15 g/kg tanah), sedangkan dosis hidrogel
terdiri dari 4 taraf, yaitu kontrol, 0,4 g/kg, 0,8 g/kg dan 1,2 g/kg tanah dan
diulang sebanyak 3 kali, sehingga di dapatkan 48 unit percobaan. Dari hasil
penelitian, didapatkan bahwa perlakuan kombinasi kedua bahan secara signifikan
dapat meningkatkan pH H2O, kation basa kalium (K), N – total, P –
tersedia, menurunkan FeS2, berat segar – kering tajuk, berat segar –
kering akar, volume akar, menurunkan kadar dan serapan logam berat Cd.
Perlakuan tunggal dolomit dapat menurunkan ketersediaan logam berat Cd di dalam
tanah.
Coal mining activities have caused various environmental
problems and soil degradation. The use of overburden layers for reclamation
media is exacerbated by ultisol soil types and heavy metal contamination, one
of which is Cd, which has a negative impact on ecosystems and human health. The
objective of this study is to evaluate and examine the effectiveness of using
dolomite and hydrogel amendments and their combination in immobilizing heavy
metals Cd in former coal mining soils through an in-situ remediation approach.
This study was conducted from August to December 2025. This study used a
complete randomized design (CRD) with two factors, namely dolomite dosage
consisting of four levels (control, 5 g/kg, 10 g/kg, and 15 g/kg of soil) while
the hydrogel dose consisted of 4 levels, namely control, 0.4 g/kg, 0.8 g/kg,
and 1.2 g/kg of soil and was repeated 3 times, resulting in 48 experimental
units. The results showed that the combination of the two materials
significantly increased the pH H2O, potassium cation (K), total N,
available P, decreased FeS2, fresh weight – dry crown, fresh weight
– dry roots, root volume, and decreased heavy metal Cd content and absorption.
Single dolomite treatment can reduce the availability of heavy metal Cd in the
soil.
Kata Kunci : Imobilisasi, Cd, hidrogel, remediasi in-situ, tambang batubara