Pengaruh Ekstrak Daun Stevia (Stevia rebaudiana B.) Terhadap Produksi Glukan pada Bakteri Streptococcus mutans ATCC 25175 In Vitro
Najwa A'isyah Widad, Prof. drg. Tetiana Haniastuti M.Kes., Ph.D.; Prof. Dr. drg. Regina Titi Christinawati Tandelilin, M.Sc.
2026 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER GIGI
Karies
gigi merupakan penyakit jaringan keras gigi yang berkaitan erat dengan
pembentukan biofilm oleh bakteri kariogenik, terutama Streptococcus mutans.
Salah satu faktor penting dalam proses tersebut adalah glukan, yang berperan
sebagai komponen utama matriks biofilm dan mendukung perlekatan bakteri pada
permukaan gigi. Upaya pencegahan karies terus dikembangkan, termasuk
pemanfaatan bahan alami yang berpotensi menghambat pembentukan biofilm. Salah
satu tanaman yang memiliki potensi tersebut adalah Stevia rebaudiana,
yang diketahui mengandung senyawa bioaktif dengan aktivitas antikariogenik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun stevia terhadap
produksi glukan tidak larut air pada bakteri Streptococcus mutans ATCC
25175 secara in vitro.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris. Ekstrak daun stevia dibuat menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70?n diuji pada konsentrasi 100 mg/ml, 150 mg/ml, 200 mg/ml, 250 mg/ml, dan 300 mg/ml. Klorheksidin 0,2% digunakan sebagai kontrol positif sedangkan akuades digunakan sebagai kontrol negatif. Produksi glukan tidak larut air diukur menggunakan spektrofotometer UV–Vis pada panjang gelombang 600 nm. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dan uji lanjut Least Significant Difference (p<0>
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak
daun stevia pada seluruh konsentrasi uji menyebabkan penurunan produksi glukan tidak
larut air pada bakteri Streptococcus mutans ATCC 25175 secara signifikan
dibandingkan kontrol negatif. Penurunan produksi glukan meningkat seiring
dengan peningkatan konsentrasi ekstrak daun stevia yang menunjukkan adanya
hubungan dosis–respon, namun masih lebih rendah dibandingkan dengan klorheksidin
0,2%.
Disimpulkan bahwa ekstrak daun Stevia rebaudiana B. signifikan berpengaruh menurunkan produksi glukan pada Streptococcus mutans ATCC 25175 secara in vitro dan berpotensi diteliti lebih lanjut sebagai bahan alami alternatif guna pencegahan karies gigi.
Dental caries is a disease of hard dental tissues closely associated
with biofilm formation by cariogenic bacteria, particularly Streptococcus
mutans. One of the key factors in this process is glucan, which serves as a
major component of the biofilm matrix and facilitates bacterial adhesion to
tooth surfaces. Various preventive strategies have been developed, including
the use of natural agents with potential anti-cariogenic properties. Stevia
rebaudiana is a plant known to contain bioactive compounds that may inhibit
biofilm formation. This study aimed to evaluate the effect of stevia leaf
extract on insoluble glucan production by Streptococcus mutans ATCC
25175 in vitro.
This study was an experimental laboratory study.
Stevia leaf extract was prepared by maceration using 70% ethanol and tested at
concentrations of 100 mg/ml, 150 mg/ml, 200 mg/ml, 250 mg/ml, and 300 mg/ml.
Chlorhexidine 0.2% was used as a positive control, while distilled water served
as a negative control. Insoluble glucan production was measured using a UV–Vis
spectrophotometer at a wavelength of 600 nm. Data were analyzed using One-Way
ANOVA followed by the Least Significant Difference (LSD) post hoc test.
The results showed that stevia leaf extract at all tested concentrations significantly reduced glucan production by Streptococcus mutans ATCC 25175 compared to the negative control (p<0>
In conclusion, stevia leaf extract (Stevia
rebaudiana) significantly reduces insoluble glucan production by Streptococcus
mutans ATCC 25175 in vitro and thus, it has potential as a natural alternative
agent for dental caries prevention.
Kata Kunci : Stevia rebaudiana, Streptococcus mutans, glukan