Peran Anxious Attachment Style terhadap Kualitas Pertemanan pada Mahasiswa Rantau
Alfonso Yudho Andreas Silalahi, Aisha Sekar Lazuardini Rachmanie, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
2026 | Skripsi | PSIKOLOGI
Hubungan
pertemanan merupakan aspek penting dalam penyesuaian sosial mahasiswa rantau
yang menghadapi lingkungan baru, dan salah satu faktor psikologis yang diduga
berperan adalah anxious attachment style. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui peran anxious attachment style terhadap kualitas pertemanan
pada mahasiswa rantau. Sebanyak 161 mahasiswa berusia 18–25 tahun
berpartisipasi dalam survei daring menggunakan Friendship Quality Scale
(FQS) dan Anxious Attachment Scale, dengan analisis data dilakukan
melalui regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anxious
attachment style berperan positif dan signifikan terhadap kualitas
pertemanan (? = 0,410; p = 0,004). Namun, nilai koefisien determinasi yang
rendah (R² = 0,0525) menunjukkan bahwa anxious attachment style hanya
berkontribusi sebesar 5,25% terhadap kualitas pertemanan. Temuan ini
menunjukkan bahwa anxious attachment style dapat memprediksi kualitas
pertemanan pada mahasiswa rantau, meskipun bukan faktor dominan.
Friendship is an important aspect of social adjustment among migrant university students adapting to new environments, and one psychological factor that may influence friendship quality is anxious attachment style. This study aimed to examine the role of anxious attachment style in predicting friendship quality among migrant students. A total of 160 students aged 18–25 participated in an online survey using the Friendship Quality Scale (FQS) and the Anxious Attachment Scale, with data analyzed using simple linear regression. The results showed that anxious attachment style had a positive and significant effect on friendship quality (? = 0.410; p = 0.004). However, the low coefficient of determination (R² = 0.0525) indicates that anxious attachment style accounted for only 5.25% of the variance in friendship quality. These findings suggest that anxious attachment style can predict friendship quality among migrant students, although it is not a dominant factor.
Kata Kunci : gaya kelekatan cemas, kualitas pertemanan, mahasiswa rantau