Laporkan Masalah

Evaluasi Dampak Kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Terhadap Daya Saing Ekspor Produk Informatika dan Telematika Indonesia

Quraish Al Anshari, Wisnu Setiadi Nugroho, S.E., M.Sc.,Ph.D.

2026 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) merupakan instrumen kebijakan industri yang bertujuan memperkuat struktur manufaktur nasional melalui peningkatan penggunaan komponen lokal dan pengurangan ketergantungan impor, khususnya pada sektor informatika dan telematika yang diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 68 Tahun 2015. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak kebijakan TKDN terhadap daya saing ekspor produk informatika dan telematika Indonesia (HS 84–85) menggunakan data panel lintas negara periode 2002–2023 dengan pendekatan synthetic control method (SCM) untuk membangun kontrafaktual kinerja ekspor Indonesia tanpa kebijakan. Hasil estimasi menunjukkan bahwa setelah implementasi kebijakan pada tahun 2015, kinerja ekspor Indonesia secara konsisten berada di bawah kinerja Indonesia sintetis, dengan treatment effect negatif yang persisten dan terkonfirmasi melalui uji ketahanan in-time placebo. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan TKDN belum berhasil meningkatkan daya saing ekspor sektor informatika dan telematika dalam periode pengamatan, serta mencerminkan adanya trade-off antara perlindungan industri domestik dan fleksibilitas industri dalam rantai nilai global. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perumusan kebijakan TKDN yang lebih fleksibel dan adaptif, disertai penguatan kapasitas industri, inovasi teknologi, dan kualitas institusi untuk mendukung peningkatan daya saing ekspor jangka panjang.

Kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) merupakan instrumen kebijakan industri yang bertujuan memperkuat struktur manufaktur nasional melalui peningkatan penggunaan komponen lokal dan pengurangan ketergantungan impor, khususnya pada sektor informatika dan telematika yang diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 68 Tahun 2015. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak kebijakan TKDN terhadap daya saing ekspor produk informatika dan telematika Indonesia (HS 84–85) menggunakan data panel lintas negara periode 2002–2023 dengan pendekatan synthetic control method (SCM) untuk membangun kontrafaktual kinerja ekspor Indonesia tanpa kebijakan. Hasil estimasi menunjukkan bahwa setelah implementasi kebijakan pada tahun 2015, kinerja ekspor Indonesia secara konsisten berada di bawah kinerja Indonesia sintetis, dengan treatment effect negatif yang persisten dan terkonfirmasi melalui uji ketahanan in-time placebo. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan TKDN belum berhasil meningkatkan daya saing ekspor sektor informatika dan telematika dalam periode pengamatan, serta mencerminkan adanya trade-off antara perlindungan industri domestik dan fleksibilitas industri dalam rantai nilai global. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perumusan kebijakan TKDN yang lebih fleksibel dan adaptif, disertai penguatan kapasitas industri, inovasi teknologi, dan kualitas institusi untuk mendukung peningkatan daya saing ekspor jangka panjang.

Kata Kunci : Tingkat Komponen Dalam Negeri, Daya Saing Ekspor, HS Code, Synthetic Control Method

  1. S2-2026-546378-abstract.pdf  
  2. S2-2026-546378-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-546378-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-546378-title.pdf