Tinjauan yuridis mengenai permohonan pernyataan pailit yang diajukan oleh debitur menurut Undang-undang Nomor 37 Tahun 2004
AMBORO, Yudhi Priyo, Prof.Dr. Nindyo Pramono, SH.,MS
2005 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Bisnis)Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang tinjauan yuridis mengenai permohonan pernyataan pailit yang diajukan oleh debitur menurut Undang- Undang Nomor 37 tahun 2004, serta motivasi debitur dalam pengajuan permohonan tersebut. Penyusunan tesis ini didasarkan pada data yang diperoleh dari penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan mengumpulkan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tertier serta mendokumentasikannya. Penelitian kepustakaan ini didukung oleh penelitian lapangan untuk memperoleh data primer dengan mengadakan wawancara terhadap responden. Perolehan data tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan penalaran deduktif. Hasil dari penelitian ini adalah : (1) Debitur diperkenankan oleh undangundang untuk mengajukan permohonan pernyataan pailit kepada Ketua Pengadilan Niaga, dan debitur tersebut dapat dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga apabila memenuhi unsur-unsur yang terkandung di dalam Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 37 tahun 2004, (2) Alasan/motivasi debitur untuk mempailitkan dirinya sendiri disebabkan oleh krisis moneter yang melanda Indonesia sejak tahun 1997, adanya tindak kejahatan yang menimpa diri debitur dan juga karena debitur mengalami kemunduran dalam usaha.
The objectives of the research are to get the clear description about legal review of a petition filed by the debtor (voluntary petition) according to the Bankruptcy Act No 37 of 2004, also the motivation of the debtor in that voluntary petition. The thesis is based on the data obtained from the library research for getting the secondary data to collect primary law object, secondary law object, and tertiary law object. This library research is supported by field research to obtain primary data in the manner of interviewing the respondents. The Datas which have been collected then being analyzed in accordance with the qualitative method by using the deductive reasoning. The result of this research are : (1) The debtors are allowed by the law for filing the voluntary petition to the court and they can be stated in bankruptcy if can fulfill the substances of subsection 1 in section 2 of the Bankruptcy Act No 37 of 2004, (2) The reasons/motivations of the debtors for filing the voluntary petition are the economic crisis since 1997, the debtor became a victim of crime, and also the debtors’ business had decline.
Kata Kunci : UU No37 Tahun 2004,Pernyataan Pailit,Debitur, A Petition Filed by The Debtor (Voluntary Petition) and Debtor