Laporkan Masalah

UKURAN OTOT EKSTRAOKULER NORMAL PADA POPULASI INDONESIA: STUDI VOLUMETRIK BERDASARKAN CT-SCAN

Syakura Faiza Prajna Mahara, dr. Felicia Widyaputri, Ph.D; Prof. Dr.dr. Lina Choridah, Sp.Rad (K); dr. Devina Yudhistiara, M.Sc

2026 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

CT-Scan merupakan modalitas pencitraan penting dalam evaluasi struktur kepala, termasuk rongga orbita mata. Pengukuran ketebalan dan diameter otot ekstraokuler menggunakan CT-Scan dapat membantu membedakan kondisi normal dan patologis pada orbita. Namun, data normatif mengenai ukuran otot ekstraokuler pada populasi Indonesia masih terbatas. 

CT-Scan is an important imagining modality for evaluating head structures, including the orbital cavity. Measurement of extraocular muscle thickness and diameter using CT-Scans can help distinguish between normal and pathological orbital conditions. However, normative data on extraocular muscle size in the Indonesian population remains limited. 

Kata Kunci : CT-Scan, otot ekstraokuler, ukuran normal, ukuran, pengukuran

  1. S1-2026-503001-abstract.pdf  
  2. S1-2026-503001-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-503001-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-503001-title.pdf