Pengaruh Karakteristik Direktur Utama terhadap Kualitas Laporan Keberlanjutan dengan Moderasi Kompensasi Eksekutif: Studi Perusahaan Energi di BEI 2021-2024
Slamed Watukila, Choirunnisa Arifa, S.E., M.Sc., Ph.D., Ak., CA.
2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik
direktur utama yang meliputi masa jabatan, usia, dan tingkat pendidikan
terhadap kualitas laporan keberlanjutan, serta peran kompensasi sebagai
variabel moderasi.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis
regresi data panel. Sampel penelitian terdiri dari perusahaan yang menerbitkan
laporan keberlanjutan selama periode 2021–2024. Estimasi dilakukan menggunakan fixed
effect model (FEM) dengan robust standard error. Data
penelitian diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan.
Temuan: Hasil penelitian menunjukkan
bahwa usia direktur utama berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas
laporan keberlanjutan, sedangkan tingkat pendidikan berpengaruh positif dan
signifikan. Sementara itu, masa jabatan dan kompensasi tidak berpengaruh
signifikan. Hasil pengujian moderasi menunjukkan bahwa kompensasi tidak mampu
memoderasi hubungan antara karakteristik direktur utama dan kualitas laporan
keberlanjutan. Variabel kontrol menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak
berpengaruh signifikan, sedangkan profitabilitas berpengaruh signifikan
terhadap kualitas laporan keberlanjutan.
Batasan/Implikasi: Penelitian ini terbatas pada periode setelah implementasi penuh
kewajiban pelaporan keberlanjutan. Temuan penelitian menegaskan pentingnya
peran karakteristik pimpinan perusahaan dalam meningkatkan kualitas laporan
keberlanjutan, tidak hanya berfokus pada kepatuhan formal.
Orisinalitas: Penelitian ini
memberikan bukti empiris mengenai peran karakteristik direktur utama dalam
menentukan kualitas laporan keberlanjutan pada konteks perusahaan di sektor
energi di Indonesia.
Kata kunci: Laporan Keberlanjutan, Karakteristik Direktur Utama, Kompensasi Eksekutif
Purpose – This study aims to examine the
effect of chief executive officer (CEO) characteristics, including tenure, age,
and educational background, on the quality of sustainability reports, as well
as the moderating role of executive compensation. Research
method – This study
employs a quantitative approach using panel data regression analysis. The
research sample consists of companies that published sustainability reports
during the 2021–2024 period. The estimation is conducted using a Fixed Effects
Model with robust standard errors. The data are obtained from annual reports
and sustainability reports. Findings – The results indicate that CEO age
has a negative and significant effect on sustainability report quality, while
CEO educational background has a positive and significant effect. In contrast,
CEO tenure and executive compensation do not have a significant effect. The
moderation analysis reveals that executive compensation does not moderate the
relationship between CEO characteristics and sustainability report quality.
Regarding the control variables, firm size does not have a significant effect,
whereas profitability has a significant effect on sustainability report
quality. Limitations/Implications – This study is limited to the
period following the full implementation of mandatory sustainability reporting.
The findings highlight the importance of leadership characteristics in
improving sustainability report quality, rather than merely focusing on formal
regulatory compliance. Originality – This study provides empirical
evidence on the role of CEO characteristics in determining sustainability
report quality within the context of energy sector companies in Indonesia. Keywords
– sustainability
reporting, CEO characteristics, executive compensation
Kata Kunci : Kata kunci: Laporan Keberlanjutan, Karakteristik Direktur Utama, Kompensasi Eksekutif