Laporkan Masalah

APLIKASI Trichoderma PADA 3 UKURAN PARTIKEL MEDIUM PASIR TERHADAP PERKEMBANGAN PATOGEN TULAR TANAH TUSAM ( Pinus merkusii Jungh. et de Vriese)

YUNIAR MITIKAUJI, Ir. Sumardi, M.For.Sc.; Prof. Dr.Ir. SM. Widyastuti,M.Sc.

2003 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kandungan air pada medium tabur di persemaian merupakan faktor pendukung pertumbuhan semai, namun dilain sisi mendukung kemunculan serangan patogen tular tanah. Tingkat kandungan air medium sangat dipengaruhi oleh porositas medium dan menjadi sangat berpengaruh apabila medium dari pasir. Kandungan air medium yang mencukupi juga menentukan keberhasilan pemapanan agen-agen biologi dan aktivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh ukuran partikel pasir sebagai medium tabur dan aktivitas antagonistik Trichoderma terhadap Fusarium dalam medium. Hasil penelitian in vitro secara dual culture pada medium PDA memperlihatkan bahwa T. koningii (Ti), T. reesei (Tn) dan T. harzianum (T27) secara aktif menghambat Fusarium pada level 68,87%, 100% dan 69,22% yang dibandingkan dengan pertumbuhan biakan mumi Fusarium pada medium yang sama. Penggunaan partikel pasir kasar dan sedang dapat menurunkan kematian semai terhadap serangan Fusarium hingga 29,43% dan 36,86% dari 50,45% pada medium dengan ukuran partikel pasir halus. Tingginya kematian semai pada medium yang diinokulasi T. reesei kemungkinan berhubungan dengan kegagalan pemapanan Trichoderma dalam medium. Kekurangan bahan organik pada medium pasir mumi memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan pengaruhnya terhadap kegagalan pemapanan Trichoderma. Tidak diketahui petunjuk signifikan untuk menyimpulkan pengaruh ukuran partikel terhadap kematian semai. Sebagai catatan, ukuran partikel tidak memberikan perbedaan besar terhadap kapasitas penyimpanan air medium sebagai faktor yang menentukan daya tahan dan aktivitas patogen dan agen biologi.

Water content of sowing medium in nursery is potential growth factor for seedlings, but in the other hand act as prequisite factor for soil bom pathogen attack. Level of water content in medium is mostly determined by its porosity and the size of particles is paramount determinant when the medium is made of sand. Adequte water content of medium also determinant determine the successful establishment and activity of biological control soil bom pathogens. The experiment aimed to evaluate the effects of particle sizes of sand used for sowing medium on anthagonistic activity of Trichoderma against the causing damping off causal agent, Fusarium. Result on in vitro dual culture experiment on potato dextrose agar {PDA) showed that T. koningii (Ti), T. reesei (T13), and T. harzianum (T27) actively inhibited Fusarium at 68,87%, 100% and 69,22% respectively compared to Fusarium growing alone on PDA. Used of coarse and medium particles of sand could decreased seedling mrtality due to Fusarium attack to 29,43% and 36,86% respectively from 50,45% mortality of seedling on fine particle size. High mortality of seedling invested by Fusarium on medium of variable particles sizes treated with T. reesei might due to failure of Trichoderma to initiate establishment. Lack of organic component in pure sand medium needs further study to convince as responsible factor for the failure of Trichoderma to established. No significant clue to conclude the possible effects of particle size of medium on seedling mortality. It was to note that particle size gave no rise to different water holding capacity of medium, the factor that determined the survival and activity of both pathogen and biological agent.

Kata Kunci : Trichoderma spp., Fusarium sp., ukuran partikel medium, persen penghambatan

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf