Laporkan Masalah

Effisiensi Nutrisi dan Indeks Kebugaran Spodoptera exigua pada Krokot (Portulaca sp.) dan Bayam Liar (Amaranthus sp.)

ALIMAH PUTRI MILANIA, Dr. Ir. Nugroho Susetya Putra, M.Si.;Prof. Dr. Ir. Witjaksono, M.Sc.

2026 | Tesis | S2 Ilmu Hama Tumbuhan

Ulat grayak bawang merah atau Spodoptera exigua (Lepidoptera: Noctuidae) adalah spesies hama polifag yang menyerang berbagai jenis tanaman inang termasuk bawang merah dan tumbuhan liar. Dua tumbuhan liar yang biasa ditemukan di lahan bawang merah adalah bayam liar (Amaranthus sp.) dan krokot (Portulaca sp.) dan sudah terlapor menjadi inang dari Spodoptera. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kualitas tanaman inang terhadap indeks efisiensi nutrisi dan kebugaran larva S. exigua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Amaranthus sp. dan Portulaca sp. memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibanding Allium cepa. Nilai efisiensi penyerapan nutrisi (ECI dan ECD) lebih tinggi pada Amaranthus sp. dan Portulaca sp. (p<0>A. cepa (p<0>A. cepa (p>0,05). Lama stadia pupa cenderung lebih singkat pada perlakuan Portulaca sp. sedangkan berat pupa tertinggi tercatat pada perlakuan Amaranthus sp. (p<0>Amaranthus sp. dan Portulaca sp. berpotensi mempertahankan keberadaan S. exigua  dengan hasil kebugaran yang sama serta efisiensi nutrisi yang lebih besar dibandingkan A. cepa.

Beet Armyworm or Spodoptera exigua (Lepidoptera: Noctuidae) is a polyphagous pest species that attacks a wide range of host plant, including shallot and various wild plants. Two wild plants commonly found in shallot fields are wild spinach (Amaranthus sp.) and purslane (Portulaca sp.) which have been recorded as hosts of S. exigua. Therefore, this study aimed to examine the effect of the quality of host plants on the feeding indices and fitness of S. exigua larvae. The results showed that Amaranthus sp. and Portulaca sp. had a relatively higher protein content than Allium cepa. The nutrient absorption efficiency values (ECI and ECD) were higher in Amaranthus sp. and Portulaca sp. (p<0>A. cepa (p<0>A. cepa (p>0,05). The duration of pupal stage tended to be shorter in Portulaca sp. while the highest pupa weight was recorded in Amaranthus sp.  (p<0>Amaranthus sp. and Portulaca sp. have the potential to maintain the presence of S. exigua with the same fitness results and greater nutrient efficiency compared to A. cepa

Kata Kunci : Gulma, Kebugaran, Metabolit, Nutrisi, Pertumbuhan

  1. S2-2026-529127-abstract.pdf  
  2. S2-2026-529127-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-529127-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-529127-title.pdf