Laporkan Masalah

Modernisasi, Globalisasi dan Hegemoni Nilai-Nilai Amerika: Analisis Wacana Kritis Terhadap Teks Visi Saudi 2030 dalam Perspektif Transnational Studies

MUHAMMAD ILHAM EFFENDY, Prof. Dr. Sangidu, M.Hum.

2026 | Disertasi | DOKTOR PENGKAJIAN AMERIKA

Visi 2030 Saudi merupakan proyek ambisius yang dicanangkan Pengeran Mohammed bin Salman untuk mendiversifikasi ekonomi dengan melakukan reformasi sosial dan budaya Arab Saudi. Penelitian ini bertujuan mengetahui studi wacana kritis Arab Saudi dalam dokumen Visi 2030 Saudi, dengan tujuan khusus untuk (1) mengetahui elemen-elemen modernisasi pada kebijakan dan wacana Arab Saudi (2) mengidentifikasi kekuasaan dan ideologi di balik Visi 2030, (3) mengkaji penafsiran modernisasi Arab Saudi dalam transformasi sosial-budaya Saudi.

Pengumpulan daya dilakukan dengan menyeleksi dokumen Visi 2030 dan dokumen-dokumen lainnya yang diterbitkan pemerintah Saudi Arabia dan media pemerintah terkait dengan modernisasi Saudi. Setelah data diseleksi dan dikumpulkan, lalu dilakukan analisis dengan menggunakan tiga dimensi Analisis Wacana Kritis van Dijk, dari dimensi teks, dimensi kognisi sosial dan dimensi konteks sosial. Analisis kata berfokus pada penggunaan kata-kata modern, global, inovatif, futuristik, tradisi, warisan, Islam otentik, dan Arab untuk menggambarkan transformasi, kemajuan pesat, dan pemberdayaan.

Hasil analisis menyimpulkan bahwa Arab Saudi melalui Visi 2030, menerapkan strategi modernisasi yang mempertahankan kontrol otoriter sambil membangun citra global yang futuristik dan kosmopolitan. Menunjukan bahwa Visi 2030 Saudi adalah intervensi kognitif yang mendalam terhadap memori kolektif dan pemaknaan sosial negara. Modernisasi Saudi adalah sebuah sintesis yang kompleks antara ambisi modernitas, pelestarian tradisi, dan penguatan otoritarianisme.

Saudi Vision 2030 is an ambitious project launched by Prince Mohammed Bin Salman to diversify the economy, society, and culture. This vision aims to reform Saudi society and culture. This study aims to examine critical discourse analysis of Saudi Arabia in the Saudi Vision 2030 documents, with specific objectives to (1) identify elements of modernization in Saudi Arabian policies and discourse, (2) identify the power structures and ideologies behind Vision 2030, and (3) analyze interpretations of Saudi Arabian modernization in the context of Saudi Arabia's social and cultural transformation. 

Data collection was conducted by selecting the Vision 2030 document and other documents published by the Saudi Arabian government and government media related to Saudi modernization. After the data was selected and collected, it was analyzed using the three dimensions of van Dijk's Critical Discourse Analysis: the text dimension, the social cognition dimension, and the social context dimension. The word analysis focused on the use of words such as modern, global, innovative, futuristic, tradition, heritage, Islam, authentic, and Arab to describe transformation, rapid progress, and empowerment.

The analysis concluded that Saudi Arabia, through Vision 2030, is implementing a modernization strategy that maintains authoritarian control while building a futuristic and cosmopolitan global image. This demonstrates that Saudi Vision 2030 is a profound cognitive intervention into the collective memory and social meaning of the state. Saudi modernization is a complex synthesis of modernity ambitions, tradition preservation, and authoritarianism reinforcement.

Kata Kunci : Visi 2030 Saudi, modernisasi, Islam, Analisis Wacana Kritis, Transformasi.

  1. S3-2026-468272-abstract.pdf  
  2. S3-2026-468272-bibliography.pdf  
  3. S3-2026-468272-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2026-468272-title.pdf