Analisis Hubungan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat terhadap Penerimaan Vaksin Human Papillomavirus (HPV) di Kabupaten Sleman
Rizkillah Amelia Bahari, Prof. Dr. apt. Susi Ari Kristina, M.Kes.; Dr. apt. Niken Nur Widyakusuma, S.Farm., M.Sc.
2026 | Skripsi | FARMASI
Human
Papillomavirus (HPV) merupakan infeksi menular seksual yang menjadi faktor
utama penyebab kanker serviks. Vaksin HPV menjadi langkah utama pencegahan
primer kanker serviks yang direkomendasikan oleh World Health Organization
dan telah mulai diintegrasikan dalam program imunisasi nasional. Upaya
pencegahan melalui vaksinasi HPV telah terbukti efektif tetapi tingkat
penerimaan masyarakat masih menjadi hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi pengetahuan, sikap, dan penerimaan vaksin HPV di kalangan
masyarakat Kabupaten Sleman.
Penelitian ini
menggunakan desain deskriptif kuantitatif non-eksperimental dengan pendekatan cross-sectional.
Data dikumpulkan melalui Google Form yang disebarluaskan secara online.
Populasi penelitian adalah masyarakat Kabupaten Sleman dengan jumlah sampel
sebanyak 115 responden yang dipilih menggunakan metode convenience sampling.
Instrumen telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis secara
deskriptif (univariat) dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square
atau Fisher’s Exact melalui perangkat lunak IBM SPSS untuk mengetahui
hubungan antarvariabel dengan tingkat signifikansi 95%.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat
pengetahuan yang masih kurang tentang HPV dan vaksin HPV (46,1%), sikap positif
terhadap vaksin HPV (95,7%), dan tingkat penerimaan vaksin HPV yang tinggi (88,7%).
Analisis bivariat menunjukkan bahwa sebagian besar karakteristik sosiodemografi
(usia, status pernikahan, agama, pendapatan) dan pengetahuan masyarakat tidak
memiliki hubungan yang signifikan terhadap penerimaan vaksin HPV. Namun, tingkat
pendidikan menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap penerimaan vaksin HPV
(p=0,025), demikian pula dengan sikap masyarakat (p=0,010). Berdasarkan hasil
tersebut, diperlukan intervensi edukasi yang disesuaikan dengan tingkat
pendidikan masyarakat serta berfokus pada penguatan sikap positif untuk
meningkatkan penerimaan vaksin HPV di Kabupaten Sleman.
Human Papillomavirus (HPV)
is a sexually transmitted infection that is the main cause of cervical cancer. The
HPV vaccine is the primary preventive measure for cervical cancer recommended
by the World Health Organization and has been integrated into the national
immunization program. Prevention efforts through HPV vaccination have been
proven effective, but public acceptance remains a barrier. This study aims to
evaluate the level of knowledge, attitude, and acceptance of the HPV vaccine
among the community in Sleman Regency.
This study used a non-experimental quantitative descriptive design with a cross-sectional approach. Data were collected through a Google Form distributed online. The study population was the people of Sleman Regency, with a sample size of 115 respondents selected using convenience sampling. The instruments underwent validity and reliability testing. Data were analyzed descriptively (univariate) and bivariate using the Chi-Square or Fisher's Exact test through IBM SPSS software to determine the relationship between variables with a significance level of 95% (p<0>
The results of the study
show that most respondents had inadequate knowledge about HPV and the HPV
vaccine (46.1%), positive attitudes toward the HPV vaccine (95.7%), and a high
level of acceptance of the HPV vaccine (88.7%). Bivariate analysis shows that
most sociodemographic characteristics (age, marital status, religion, income)
and community knowledge have no significant relationship with HPV vaccine
acceptance. However, education level shows a significant relationship with HPV
vaccine acceptance (p=0.025), as does community attitude (p=0.010). Based on
these results, educational interventions tailored to the community's education
level and focused on strengthening positive attitudes are needed to increase
HPV vaccine acceptance in Sleman Regency.
Kata Kunci : Human Papillomavirus, vaksin HPV, pengetahuan, sikap, penerimaan.