Tinjauan Histopatologik Kanker Leher Rahim Di Laboratorium Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran UGM/RSUP Dr. Sardjito Periode 1996/1997
Retno Ami Sugiharti, dr. Ahmad Ghozali ; dr. Mansyur Romi
1998 | Skripsi | S1 KEDOKTERANKanker Leher Rahim merupakan salah satu keganasan yang penting dibandingkan keganasan lain pada wanita karena insidensi dan angka kematian kanker ini cukup tinggi. Kanker Leher Rahim menempati urutan pertama dari sepuluh kanker terbanyak pada wanita. Tujuan penelitian retrospektif ini adalah untuk mengetahui frekuensi relative Kanker Leher Rahim di Lab. PA FK UGM/RSUP Dr. SARDIJITO selama kurun waktu satu tahun terhitung sejak 1 Januari 1997 sampai 31 Desember 1997. Dengan penekanan histopatologi dapat diketahui jenis kanker leher rahim yang paling sering terjadi serta distribusinya menurut umur, stadium klinik dan jumlah paritas tersering ditemukannya kanker leher rahim. Selama kurun waktu satu tahun, dapat dikumpulkan 168 kasus. Kelompok umur 40- 49 tahun merupakan kelompok yang paling banyak menderita kanker leher rahim yaitu sebanyak 60 kasus, menyusul kelompok umur 50-59 tahun (48 kasus) dan kelompok umur 30-39 tahun pada urutan ketiga (29 kasus). Kanker Leher Rahim lebih banyak ditemukan pada multiparitas dibandingkan nulliparitas. Dari kasus - kasus diatas, penderita kanker leher rahim sebagian besar terdapat pada stadium II (50 kasus) setelah itu stadium III (48 kasus). Jenis kanker leher rahim yang paling banyak adalah jenis epidermoid/sel skuamosa (128 kasus), menyusul adenokarsinoma (36 kasus) dan mixed carcinoma (4 kasus).
-
Kata Kunci : -