Laporkan Masalah

KONSTRUKSI NARASI CLIMATE JUSTICE: ANALISIS DISKURSUS PADA MEDIA ARUS UTAMA DAN ALTERNATIF DI AMERIKA SERIKAT

Dwi Cornelius Wicaksana Putra, Atin Prabandari, S.IP., M.A., Ph.D.

2026 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional

Tesis ini menganalisis konstruksi dan kontestasi diskursus climate justice dalam pemberitaan perubahan iklim pada media arus utama dan media alternatif di Amerika Serikat. Perubahan iklim dipahami bukan sekadar isu lingkungan, melainkan sebagai persoalan sosial-politik yang berkaitan dengan ketimpangan distribusi dampak dan tanggung jawab historis. Media diposisikan sebagai arena diskursif yang mereproduksi sekaligus menantang makna dominan mengenai keadilan iklim. Penelitian ini menggunakan pendekatan Critical Discourse Analysis (CDA) Norman Fairclough yang mencakup analisis teks, praktik diskursif, dan praktik sosial, serta menekankan konsep ideologi, hegemoni, interdiskursivitas, dan order of discourse untuk mengungkap relasi kuasa dalam pemberitaan perubahan iklim. Korpus penelitian terdiri atas artikel tahun 2025 dari media arus utama serta media alternatif seperti Truthout, Grist, dan ProPublica. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media arus utama cenderung menstabilkan makna perubahan iklim dalam kerangka teknis dan ekonomi-politik, dengan penekanan pada manajemen risiko, konsensus ilmiah, dan stabilitas nasional, sehingga dimensi keadilan iklim kerap tereduksi atau terdepolitisasi. Sebaliknya, media alternatif mengartikulasikan ulang order of discourse yang dominan dengan memusatkan wacana pada tanggung jawab historis, ketimpangan relasi kuasa global, distribusi risiko yang tidak setara, serta akuntabilitas negara dan korporasi. Melalui strategi interdiskursif dan pemilihan sumber dari kelompok terdampak, media alternatif menjadikan climate justice sebagai kerangka utama dalam membaca kebijakan dan dampak perubahan iklim. Perbedaan konstruksi ini menunjukkan bahwa wacana perubahan iklim menjadi ruang kontestasi hegemonik, tempat makna tentang tanggung jawab, kerentanan, dan legitimasi solusi terus dibentuk, dinegosiasikan, dan diperdebatkan.

This thesis examines the construction and contestation of climate justice discourse in climate change reporting by mainstream and alternative media in the United States. Climate change is understood not merely as an environmental issue, but as a socio-political problem related to unequal impact distribution and historical responsibility. The media are positioned as a discursive arena that both reproduces and challenges dominant meanings of climate justice. This study employs Norman Fairclough’s Critical Discourse Analysis (CDA), encompassing textual analysis, discursive practice, and social practice, while also emphasizing the concepts of ideology, hegemony, interdiscursivity, and order of discourse to uncover power relations embedded in climate change reporting. The research corpus consists of 2025 articles from mainstream media and alternative outlets such as Truthout, Grist, and ProPublica. The findings show that mainstream media tend to stabilize the meaning of climate change within a technical and political-economic framework, emphasizing risk management, scientific consensus, and national stability, thereby reducing or depoliticizing the dimension of climate justice. In contrast, alternative media rearticulate the dominant order of discourse by centering narratives on historical responsibility, unequal global power relations, disproportionate risk distribution, and the accountability of states and corporations. Through interdiscursive strategies and the selection of sources from affected communities, alternative media position climate justice as the primary framework for interpreting climate policies and impacts. These differing constructions demonstrate that climate change discourse constitutes a hegemonic site of contestation, where meanings of responsibility, vulnerability, and the legitimacy of solutions are continuously constructed, negotiated, and debated.

Kata Kunci : climate justice, analisis wacana kritis, media arus utama, media alternatif, perubahan iklim

  1. S2-2026-546827-abstract.pdf  
  2. S2-2026-546827-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-546827-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-546827-title.pdf