Peran Knowledge-Oriented Leadership (KOL) pada Kinerja Tata Kelola Sampah secara Kolaboratif di Kabupaten Banyumas
Khairul Umam, Dr. Ratminto, M.Pol.Admin.
2026 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran
kepemimpinan yang berorientasi pada pengetahuan (Knowledge Oriented Leadership/KOL)
dalam membangun kepercayaan berbagai pemangku kepentingan untuk terlibat dalam tata
kelola sampah secara kolaboratif di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini juga menguraikan peran KOL
dalam meningkatkan kinerja lembaga atau rezim kolaborasi.
Pengambilan dan analisis data dilakukan secara kualitatif
dengan mengkodifikasi, mendefinisikan, dan menghubungkan makna data dari
transkrip wawancara berdasarkan tema teoritis. Analisis tersebut dilakukan
untuk mendapatkan perspektif baru dan mengkonfirmasi perspektif yang sudah
berkembang sebelumnya di bidang KOL, kepercayaan, tata kelola kolaboratif dan
kinerja kolaboratif.
Penelitian ini menemukan bahwa KOL berperan dalam membangun
kepercayaan melalui (a) kapasitas, kebaikan sikap (yang memperkuat hubungan)
dan integritas pemimpin, (b) bukti dan contoh dari proses penciptaan, transfer
dan penerapan pengetahuan (RnD) menumbuhkan kepercayaanm (Perilaku KOL), (c) komitmen
dan keseriusan untuk menyelesaikan masalah (kegigihan mencari solusi dan
penyediaan fasilitas) menumbuhkan kepercayaan para pemangku kepentingan untuk
terlibat dalam kolaborasi, dan (d) komitmen pada anggaran dan dukungan perilaku
KOL mendahului keberhasilan kinerja lingkungan. Sedangkan KOL berperan
meningkatkan kinerja melalui (a) bukti dan contoh yang ditunjukkan oleh
pemimpin menjadi semangat para pihak yang terlibat dalam kolabori untuk bekerja
optimal, (b) perilaku KOL melalui kerja-kerja pengetahuan mampu meningkatkan
kemampuan dalam mengelola sampah dan menjembatani keberhasilan tujuan
kolaborasi.
Peneliti juga menemukan bahwa kepemimpinan yang humanis
berperan dalam membangun semangat/motivasi kerja dan komitmen para pemangku
kepentingan (pembangunan hubungan), dan menjembatani penggunaan pengetahuan
untuk menyelesaikan masalah.
This
research aims to determine the role of knowledge-oriented leadership (KOL) in
building trust among various stakeholders to engage in collaborative waste
governance in Banyumas Regency. The study also elaborates on the role of KOL in
enhancing the performance of collaborative institutions or regimes.
Data
collection and analysis were conducted qualitatively by coding, defining, and
connecting the meaning of data from interview transcripts based on theoretical
themes. This analysis was performed to gain new perspectives and confirm
previously developed perspectives in the fields of KOL, trust, collaborative
governance, and collaborative performance. The research found that KOL plays a
role in building trust through: (a) the capacity, benevolence, and integrity of
leaders, (b) evidence and examples from the processes of knowledge creation,
transfer, and application (R&D) fostering trust (KOL behavior), (c)
commitment and seriousness in solving problems (persistence in seeking
solutions and providing facilities) fostering stakeholders’ trust to engage in
collaboration, and (d) commitment to budgeting and behavioral support for KOL
preceding successful environmental performance.
Meanwhile,
KOL enhances performance through: (a) evidence and examples demonstrated by
leaders, which inspire involved parties to work optimally in collaboration, (b)
KOL behavior through knowledge-based efforts that improve waste management
capabilities and bridge the success of collaborative goals.
Additionally,
the research found that humanistic leadership plays a role in building the work
spirit/motivation and commitment of stakeholders (relationship building) and
bridges the use of knowledge to solve problems.
Kata Kunci : Knowledge oriented leadership (KOL), Tata Kelola Kolaboratif, Pengelolaan Sampah, Banyumas