STRATEGI BERSAING PT XYZ DALAM MENGHADAPI DINAMIKA INDUSTRI RISET PASAR DI INDONESIA
Anisha Zerlinda Syah, Dr. R. Mahelan Prabantarikso, SE., Ak, MM, CWM, CERG, CHRM
2026 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Industri riset pasar di Indonesia menghadapi tekanan
akibat digitalisasi, keterbatasan anggaran riset, dan meningkatnya persaingan.
Sementara kebutuhan klien terhadap data dan insight strategis terus meningkat,
perusahaan riset dituntut untuk tetap memberikan nilai tambah dengan sumber
daya yang semakin terbatas.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi
eksternal dan internal PT XYZ, mengidentifikasi kapabilitas internal utama,
serta merumuskan strategi bersaing yang relevan. Pendekatan penelitian yang
digunakan adalah kualitatif dengan dukungan kuantifikasi melalui analisis
strategis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pihak internal PT
XYZ dan klien, serta data sekunder dari dokumen perusahaan, publikasi industri,
dan literatur akademik. Analisis dilakukan menggunakan PESTEL, The Five Forces
Framework, VRIO, Matriks EFE dan IFE, CPM, IE, SWOT, dan QSPM.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT XYZ memiliki
kemampuan yang baik dalam merespons lingkungan eksternal dan internal
perusahaan yang cukup kuat, terutama didukung oleh kepercayaan klien,
pengalaman proyek, dan pemahaman pasar lokal, namun masih menghadapi kelemahan
pada sistem operasional dan pemanfaatan teknologi. Berdasarkan analisis QSPM,
strategi yang paling menarik adalah pengembangan layanan riset bernilai tambah
berbasis analytics dan AI (STAS = 6,012), penguatan peran sebagai
strategic insight partner (STAS = 5,954), serta diferensiasi berbasis pemahaman
pasar lokal (STAS = 5,947). Oleh karena itu, strategi pertumbuhan
direkomendasikan untuk memperkuat daya saing PT XYZ.
The market research industry in Indonesia is facing
increasing pressure due to digitalization, constrained research budgets, and
intensifying competition. While clients’ demand for data and strategic insights
continues to grow, market research firms are required to deliver value-added
services with increasingly limited resources. This study aims to analyze the
external and internal conditions of PT XYZ, identify its key internal
capabilities, and formulate relevant competitive strategies. The research adopts
a qualitative approach supported by strategic quantification. Data were
collected through in-depth interviews with internal stakeholders of PT XYZ and
its clients, as well as secondary data from company documents, publications,
and academic literature. The analysis employs PESTEL, Five Forces Framework,
VRIO, EFE matrix, IFE matrix, CPM, IE matrix, SWOT, and QSPM. The findings
indicate that PT XYZ demonstrates a strong ability to respond to external
conditions and possesses a moderately strong internal position, primarily
supported by client trust, project experience, and deep understanding of the
local market. However, weaknesses remain in operational systems and technology
utilization. Based on the QSPM analysis, the most attractive strategies include
the development of value-added research services based on analytics and
artificial intelligence (STAS = 6.012), strengthening the company’s role as a
strategic insight partner (STAS = 5.954), and differentiation based on local
market understanding (STAS = 5.947). Therefore, a growth strategy is
recommended to strengthen PT XYZ’s competitive position.
Kata Kunci : Strategi bersaing, Industri riset pasar, Digitalisasi, IFE, EFE, QSPM