Laporkan Masalah

Pemetaan debit limpasan daerah alairan sungai orde ke-4 Kedu Selatan

R. Raharjo, Drs. Yusron Halim; Drs. Soenarso Simoen

1982 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Pengukuran debit sungai belum seluruhnya diadakan secara teratur dan merata. Padahal untuk pemanfaatannya data tersebut sangat terasa diperlukan. Untuk mengatasi hal tersebut debit sungai dapat diperkirakan dengan pendekatan melalui metode yang mendasarkan perhitungan dengan kondisi lingkungan daerah aliran sungai. Penelitian ini bertujuan menyajikan data imbangan air, debit limpasan spesifik dan debit limpasan ke dalam bentuk peta. Peta yang dihasilkan kemudian dievaluasi. Data yang dikumpulkan meliputi 26 Daerah Aliran Sungai Orde ke 4 Kedu Selatan. Untuk mendapatkan data imbangan sir, debit limpasan spesifik dan debit limpasan digunakan metode Thornthwaite dan Mather. Data tersebut digambar dalam bentuk peta dengan motode: 1. Adjacent dan grafik garis untuk Peta Imbangan air. 2. Adjacent dan grafik batang sederhana untuk Peta Debit Limpasan Spesifik. 3. Adjacent dan grafik batang sederhana untuk Peta Debit Limpasan. Peta dasar yang digunakan adalah peta sungai skala 1:100 000 yang bersumber Peta Sistem Wilayah Sungai Serayu-Kedu Selatan yang berdasarkan peta topografi skala 1:50 000. Simbol grafik garis untuk Peta Imbangan Air, simbol grafik batang sederhana untuk Peta Debit Limpasan Spesifik dan simbol grafik batang sederhana untuk Peta Debit Limpasan lebih cocok dipakai karena sudah dibandingkan.

-

Kata Kunci : Pemetaan ,Debit limpasan,DAS

  1. S1-1982-1741-abstract.pdf  
  2. S1-1982-1741-bibliography.pdf  
  3. S1-1982-1741-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1982-1741-title.pdf