Studi kelas erosi dengan pendekatan geomorfologi di DAS kali Sudu kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta
Ramartua Silalahi, Dr. Sutikno
1985 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPekerjaan yang dilakukan dalam studi kelas erosi mencakup interpretasi foto udara, kerja lapangan, interpretasi ulang, penggambaran peta, dan penulisan laporan (skripsi). Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat peta satuan bentuklahan, dan membuat peta kelas erosi daerah penelitian dengan pendekatan bentuk-bentuk erosi dengan satuan pemetaannya satuan bentuklahan. Data yang diperlukan untuk pengkelasan erosi antara lain yaitu data tentang tanah, batuan, dan bentuk penggunaan lahan, serta kemiringan lereng. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, untuk pembuatan peta bentuklahan menggunakan metode interp??-tasi foto udara, untuk penentuan kelas erosi menggunakan metode observasi - deskritif, daerah sampel erosi ditentukan secara bertingkat dengan variasi kemiringan lereng dan vegetasi penutup/penggunaan lahan. Daerah penelitian terdiri atas 3 bentukan, yaitu bentukan asal denudasional, bentukan asal struktural - denudasional, dan bentukan asal fluvial. Bentukan - bentukan tersebut masih dibedakan menjadi 8 satuan bentuklahan, antara lain : Perbukitan dari Formasi Andesit Tua Terkikis Ringan (D1); Perbukitan dari Formasi Andesit Tua Terkikis. Sedang (D2); Perbukitan dari Formasi Andesit Tua Terkikis Berat (D3); Bukit Sisi Terisolasi dari Formasi Nanggulan Terkikis sedang (D4); Perbukitan Monoklinal dari Formasi Sentolo Terkikis Sedang (S1); Dataran Aluvial (F1); Teras Sungai Terkikis Ringan (F2); Dataran Banjir (F3). Hasil dari Penelitian menunjukkan bahwa daerah yang tidak mengalami erosi, luasnya 22,78% dari areal penelitian; erosi ringan luasnya 29,18% dari areal penelitian; erosi sedang luasnya 37, 24%; dan erosi berat luasnya 10,80% dari areal penelitian. Atau dengan kata lain, dari setiap satuan bentuklahan menunjukkan bahwa : - Satuan bentuklahan yang termasuk kelas tidak ada erosi adalah Dataran Banjir (F3) dan Teras Sungai (F2). - Satuan bentuklahan yang termasuk kelas tidak ada erosi hingga erosi ringan adalah Dataran Aluvial dan Perbukitan dari Formasi Andesit Tua Terkikis Ringan (F1 dan D1). - Satuan bentuklahan yang termasuk kelas erosi sedang adalah Perbukitan dari Formasi Andesit Tua Terkikis Sedang (D2), Perbukitan dari Formasi Andesit Tua Terkikis Berat (D3), dan Bukit Sisa Terisolasi dari Formasi Nanggulan Terkikis Sedang (D4). - Satuan bentuklahan yang termasuk kelas erosi berat adalah Perbukitan Monoklinal dari Formasi Sentolo Terkikis Sedang (S1), dan Perbukitan dari Formasi Andesit Tua Terkikis Sedang (D2).
-
Kata Kunci : Erosi, Geomorfologi