Analisis Pengaruh Merger dan Akuisisi terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan dan Reaksi Pasar Saham: Studi Empiris pada Perusahaan Terkait dan Tidak Terkait yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2022
Annisa Nurul Magfirah, Prof. Dr. Tandelilin Eduardus, M.B.A.
2026 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh aktivitas merger dan akuisisi (M&A) terhadap kinerja keuangan dan reaksi pasar saham perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Untuk menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam, penelitian ini memisahkan aktivitas M&A menjadi dua kelompok: M&A perusahaan terkait, yaitu ketika perusahaan pengakuisisi dan target berada dalam industri yang sama dan M&A perusahaan terkait, ketika keduanya berasal dari industri berbeda. Kinerja keuangan diukur menggunakan indikator return on assets (ROA) dan return on equity (ROE), sedangkan abnormal return digunakan untuk mengukur reaksi pasar. Analisis dilakukan menggunakan uji beda Wilcoxon signed rank test dan paired t-test serta regresi data panel dengan memasukkan variabel kontrol berupa age, size, current ratio(CR), dan debt to asset ratio (DAR) untuk meminimalisasi bias estimasi akibat perbedaan karakteristik perusahaan. Sampel penelitian ditentukan melalui metode purposive sampling berdasarkan perusahaan yang melakukan M&A dalam periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perusahaan terkait, aktivitas merger dan akuisisi (M&A) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan return on assets (ROA) dan return on equity (ROE), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap abnormal return saham. Sementara itu, pada perusahaan tidak terkait, aktivitas M&A menunjukkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap ROA, ROE, maupun abnormal return. Temuan ini menegaskan bahwa aktivitas M&A tidak selalu meningkatkan kinerja perusahaan, sehingga kesesuaian industri dan kesiapan integrasi pasca-akuisisi perlu menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
This study aims to comprehensively analyze the impact of merger and acquisition (M&A) activities on the financial performance and stock market reaction of companies listed on the Indonesia Stock Exchange. To produce a deeper understanding, this study separates M&A activities into two groups: related-company M&A, which is when the acquiring and target companies are in the same industry, and unrelated-company M&A, which is when the two companies are from different industries. Financial performance is measured using return on assets (ROA) and return on equity (ROE) indicators, while abnormal return is used to measure market reaction. The analysis was conducted using the Wilcoxon signed rank test and paired t-test, as well as panel data regression, incorporating control variables such as age, size, current ratio (CR), and debt to asset ratio (DAR) to minimize estimation bias due to differences in company characteristics. The research sample was determined using purposive sampling based on companies that conducted M&A during the research period. The results show that in related companies, merger and acquisition (M&A) activities have a negative and significant effect on financial performance as measured by return on assets (ROA) and return on equity (ROE), but do not have a significant effect on stock abnormal returns. Meanwhile, in unrelated companies, M&A activities did not show a significant effect on ROA, ROE, or abnormal returns. These findings confirm that M&A activities do not always improve company performance, so industry suitability and post-acquisition integration readiness need to be key considerations in strategic decision-making.
Kata Kunci : Merger dan Akuisisi, M&A Terkait, M&A Tidak Terkait, Kinerja Keuangan, ROA, ROE, Abnormal Return, Regresi Panel.