HUBUNGAN ANTARA KUALITAS MENU MAKANAN BERGIZI GRATIS (MBG) DENGAN SISA MAKANAN SISWA DI MADRASAH ALIYAH ALI MAKSUM YOGYAKARTA
Chalista Nur Aulia, R. Dwi Budiningsari, S.P., Ph.D ; Farah Faza, S.Gz., M.Gizi
2026 | Skripsi | GIZI KESEHATAN
Latar Belakang: Di Indonesia, sampah makanan menjadi salah satu komponen utama limbah. Sektor penyelenggaraan makanan sekolah menjadi salah satu penyumbang utama. Kualitas menu diketahui memengaruhi tingkat penerimaan makanan siswa serta jumlah sisa makanan yang dihasilkan, dengan perbedaan perilaku konsumsi berdasarkan jenis kelamin. Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah merupakan penyelenggaraan makanan yang bertujuan meningkatkan status gizi siswa, namun masih menghadapi tantangan dalam kualitas menu yang disajikan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas menu MBG dengan sisa makanan siswa di Madrasah Aliyah Ali Maksum.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Data kualitas menu dikumpulkan melalui kuesioner kualitas menu, meliputi rasa, penampilan, suhu, kesegaran, bentuk dan aroma. Sedangkan sisa makanan diukur menggunakan metode visual comstock selama empat hari pada tanggal 10-13 November dengan total responden sebanyak 586 siswa, yaitu 270 siswa laki-laki dan 316 siswa perempuan kelas X dan XI di MA Ali Maksum. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dan Pearson.
Hasil Penelitian: Sisa makanan siswa laki-laki tergolong rendah pada seluruh jenis makanan, sedangkan siswa perempuan menunjukkan sisa makanan yang lebih tinggi, terutama pada sayur. Hasil uji korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas menu MBG dengan sisa makanan pada kelompok siswa laki-laki (p=0,610). Namun, terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas menu MBG dengan sisa makanan pada kelompok siswa perempuan (p=0,004). Diperoleh nilai grand mean kualitas menu sebesar 2,64. Berdasarkan kategori, nilai tersebut termasuk dalam kategori baik.
Kesimpulan: Kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencakup aspek rasa, suhu, kesegaran, bentuk, dan aroma berada pada kategori baik. Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kualitas menu MBG dengan sisa makanan pada kelompok siswa perempuan. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas menu MBG dengan sisa makanan pada kelompok siswa laki-laki.
Background: In Indonesia, food waste constitutes a major component of solid waste, with school food service systems being one of the primary contributors. Menu quality is known to influence students’ food acceptance and the amount of plate waste generated, with differences in consumption behavior based on gender. The Free Nutritious Meal Program (Makan Bergizi Gratis/MBG) in schools aims to improve students’ nutritional status. However, challenges related to menu quality remain.
Objective: This study aimed to examine the relationship between the quality of the MBG menu and students’ food waste at Madrasah Aliyah Ali Maksum.
Methods: This study employed a cross-sectional design. Menu quality data were collected using a menu quality questionnaire covering taste, appearance, temperature, freshness, shape, and aroma. Plate waste was assessed using the visual Comstock method over four days (10–13 November), involving a total of 586 students, consisting of 270 male and 316 female students from grades X and XI at MA Ali Maksum. The relationships were analyzed using Spearman and Pearson correlation tests.
Results: Food waste among male students was classified as low across all food components, whereas female students showed higher levels of food waste, particularly for vegetables. The correlation analysis indicated no significant relationship between MBG menu quality and food waste among male students (p = 0.610). However, a significant relationship was found between MBG menu quality and food waste among female students (p = 0.004). The grand mean score of menu quality was 2.64, which was categorized as good.
Conclusion: The quality of the Free Nutritious Meal (MBG) menu, including aspects of taste, temperature, freshness, appearance, and aroma, was categorized as good. A significant negative relationship was observed between MBG menu quality and food waste among female students, while no significant relationship was found among male students
Kata Kunci : Kualitas menu, Sisa makanan, Makan Bergizi Gratis (MBG), Visual Comstock