Laporkan Masalah

Hubungan pola makan dengan pengendalian kadar glukosa darah pengidap diabetes melitus tipe 2 rawat jalan di RSU Gunung Jati Cirebon

JULEKA, Prof.dr. H.A.H. Asdie, SpPD-KEMD

2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang : Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit menahun yang dewasa ini prevalensinya semakin meningkat, hasil penelitian epidemiologis di Indonesia didapatkan prevalensi DM sebesar 1,5 - 2,3% pada penduduk usia lebih dari 15 tahun. Penyakit DM tidak dapat disembuhkan namun dapat dikendalikan untuk memperlambat terjadinya komplikasi. Perencanaan makan merupakan komponen utama dalam pengelolaan DM. Prinsip utama dalam pemberian makan pengidap DM adalah 3 J yaitu jumlah kalori, jenis bahan makanan dan jadwal makan. Hasil pengamatan diketahui bahwa >50% pengidap diabetes tidak melaksanakan nasehat tentang perencanaan makan yang dianjurkan. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan pola makan dengan pengendalian kadar glukosa darah pada pengidap DM tipe 2 Metode Penelitian : Jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel adalah pengidap DM tipe 2 rawat jalan di RSU Gunung Jati Cirebon. Pemilihan sampel dengan metode purposive. Kadar glukosa darah pengidap DM tipe 2 ditentukan dengan pemeriksaan kadar glukosa darah puasa dan 2 jam post prandial dengan metode enzimatik yang diperoleh dari data rekam medik, pola makan diperoleh dengan metode recall 24 jam selama 4. Untuk mengetahui adanya hubungan pola makan dengan pengendalian kadar glukosa darah pada pengidap DM tipe 2 digunakan uji kai kuadrat (x²) dan hubungan kemaknaan Odds Ratio (OR) serta uji regresi logistik. Hasil Penelitian : Ada hubungan asupan energi, karbohidrat dan lemak dengan pengendalian kadar glukosa darah pengidap DM tipe 2, ada hubungan konsumsi gula dan hasil olahnya serta sayuran dan buah dengan pengendalian kadar glukosa darah, tidak ada hubungan asupan protein serta jarak antar waktu makan dengan pengendalian kadar glukosa darah pengidap DM tipe 2.

Background: Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease which has increasing prevalence today. The result of epidemiological study in Indonesia showed that DM prevalence was 1,5-2,3% to population aging over 15 years. DM disease cannot be cured but can be controlled to slow down the complications. Consumption planning is a major component inf DM management. there are 3 main principles applied in the supply of food to diabetic sufferers, i. e. number of calories, type of food and eating schedule. Observation result shows that over 50% of diabetic sufferers do not follow the suggested consumption planning. Objectives: The purpose of the study was to know the relationship between eating pettern and control of glucose to diabetic type 2 sufferers. Method: The study was an analytic obeservational type using cross sectional design. Purposively taken samples were diabetic type 2 inpatients at Gunung Jati Hospital, Cirebon. Glucose of diabetic type 2 sufferers was determined through examination of glucose during fasting and 2 hours post prandial using enzymatic method gained from medical assessment data, and eating pettern gained from 24 hours recall method for 4 days. To know the relationship between eating pettern and control of glucose to diabetic type 2 sufferers, chi square, odds ratio (OR) significance and logistic regression were tested. Result: There was relationship between energy (OR=31,6,CI= 5,00- 199,76), carbohydrate (OR=12,7,CI=1,30-124,3) and fat (OR=5,20, CI=1,08-24,89) intake with glucose control of diabetic type 2 sufferers, there was relationship between sugar consumtion and process result (OR=13,1, CI= 2,59-66,2) of vegetables (OR=31,6, CI=3,74-267,6) and fruits (OR=5,16, CI=1,41-18,91) with glucose control, there was no relationship between protein intake and eating schedule with glucose control of diabetic type 2 sufferers.

Kata Kunci : Gizi,Penderita DB Tipe 2,Pola Makan,Kadar Glukosa, eating pettern, diabetic type 2 DM, glucose control, Gunung Jati Hospital


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.