Dynamics of Women Entrepreneurship and Ethnic Entrepreneurship: A Bibliometric-Systematic Literature Review (B-SLR)
Afnei Ngan Billy Tumba, Prof. Nurul Indarti, Siviløkonom., Cand.Merc., Ph.D.
2026 | Tesis | S2 SAINS MANAJEMEN
Penelitian tentang kewirausahaan perempuan dan etnis telah berkembang secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Namun, kedua bidang ini telah berkembang secara paralel, mengakibatkan konseptualisasi yang terfragmentasi dan pemahaman integratif yang terbatas. Dalam praktiknya, aktivitas kewirausahaan sering terjadi di persimpangan antara identitas gender dan etnis, menyoroti kebutuhan akan perspektif analitis yang lebih komprehensif dan terintegrasi. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk memetakan, mensintesis, dan mengintegrasikan literatur tentang kewirausahaan perempuan dan etnis melalui Bibliometric-Systematic Literature Review (B-SLR), yang menggabungkan teknik kuantitatif bibliometrik dengan kualitatif sintesis konten. Studi ini menganalisis korpus yang dipilih secara sistematis dari 92 artikel yang diambil dari kumpulan awal 190 publikasi yang diidentifikasi melalui Scopus (102 artikel) dan Web of Science (88 artikel). Kerangka Theory-Context-Methodology (TCM) diterapkan untuk mengklasifikasikan teori-teori dominan, konteks penelitian, dan desain metodologis, sementara Model Antecedents–Decisions–Outcomes (ADO) digunakan untuk mensintesis hubungan konseptual yang berulang dalam literatur.
Temuan penelitian ini menunjukkan dominasi yang kuat dari desain penelitian kualitatif pada tingkat individu, dengan keterlibatan yang terbatas pada tingkat organisasi, institusi, dan analisis multilevel. Analisis TCM menunjukkan bahwa studi yang ada sangat bergantung pada teori-teori mixed embeddedness, disadvantage, dan intersectionality, namun teori-teori ini jarang diintegrasikan dalam kerangka kerja yang koheren. Sintesis ADO selanjutnya mengungkapkan bahwa kewirausahaan perempuan dan etnis muncul dari interaksi kompleks antara faktor-faktor individu, sosial, dan institusional yang membentuk keputusan dan hasil kewirausahaan. Secara mencolok, hasil non-economic, seperti pemberdayaan, legitimasi sosial, dan kesejahteraan psikologis, masih kurang dieksplorasi dibandingkan dengan indikator kinerja ekonomi tradisional. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan mengembangkan perspektif kewirausahaan lintas identitas yang merekonseptualisasikan kewirausahaan perempuan dan etnis sebagai proses yang tertanam secara sosial dan bergantung pada konteks. Dengan mengintegrasikan pemetaan bibliometrik dengan kerangka kerja TCM-ADO, studi ini menyediakan kerangka konseptual yang koheren dan mengidentifikasi arah untuk penelitian masa depan. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan yang berusaha mengembangkan pendekatan yang lebih inklusif dan sensitif terhadap konteks dalam penelitian dan praktik kewirausahaan.
Research on women and ethnic entrepreneurship has expanded substantially over the past decades. However, these two streams have largely evolved in parallel, resulting in fragmented conceptualisation and limited integrative understanding. In practice, entrepreneurial activities often occur at the intersection of gender and ethnic identities, underscoring the need for a more comprehensive, integrated analytical perspective. Accordingly, this study aims to map, synthesise, and integrate the literature on women and ethnic entrepreneurship through a Bibliometric–Systematic Literature Review (B-SLR), combining quantitative bibliometric techniques with qualitative content synthesis. This study analyses a systematically selected corpus of 92 articles, drawn from an initial pool of 190 publications identified through Scopus (102 articles) and Web of Science (88 articles). The Theory–Context–Methodology (TCM) framework is applied to classify dominant theories, research contexts, and methodological designs, while the Antecedents–Decisions–Outcomes (ADO) model is employed to synthesise recurring conceptual relationships across the literature.
The findings reveal a strong dominance of qualitative, individual-level research designs, with limited engagement at organisational, institutional, and multilevel levels of analysis. TCM analysis shows that existing studies rely heavily on mixed embeddedness, disadvantage, and intersectionality theories, yet these are rarely integrated within a coherent framework. The subsequent ADO synthesis reveals that women and ethnic entrepreneurship emerge from complex interactions among individual, social, and institutional antecedents, shaping entrepreneurial decisions and outcomes. Notably, non-economic outcomes, such as empowerment, social legitimacy, and psychological well-being, remain underexplored relative to traditional economic performance indicators. This study contributes to the literature by advancing a cross-identity entrepreneurship perspective that reconceptualises women's and ethnic entrepreneurship as socially embedded and context-dependent processes. By integrating bibliometric mapping with the TCM-ADO framework, the study provides a coherent conceptual framework and identifies directions for future research. The findings offer valuable insights for scholars, practitioners, and policymakers seeking to develop more inclusive and context-sensitive approaches to entrepreneurship research and practice.
Kata Kunci : Women Entrepreneurship, Ethnic Entrepreneurship, Systematic Literature Review, Bibliometric Analysis, TCM-ADO Framework