Laporkan Masalah

Pengaruh Pemberian Beberapa Level Konsentrat Pada Sapi Brahman Cross, Sapi Ongole Dan Sapi Bali d PT. United Livestock Pare Pare, Sulawesi Selatan

Rahayu Murdjaningsih Nurendro , Dr. Soekanto L.; Drh. Gamblong Sudiono; Ir. Sumadi

1981 | Skripsi | S1 PETERNAKAN

Tujuan penelitian ini untuk. mengetahui sampai seberapa jauh perbedaan pengaruh pemberian level konsentrat Q%, 0,75% dan 1,5% terhadap pertumbuhan sapi Brahman Cross, sapi Ongole . dan: sapi Bali. Dua puluh: tujuh ekor sapi Brahman Cross, sapi Ongole dan sapi Bali jantan umur 1 tahun dibagi menjadi 3 grup, masing masing terdiri atas 3 ekor sapi Brahman Cross, 3 ekor sapi Ongole, dan 3 ekor sapi Bali, Grup I tidak mendapatkan makan an konsentrat. (0%), grup II mendapatkan tambahan makanan konsentrat 0,75% dari berat badannya dan grup III mendapat makan an tambahan konsentrat sebesar 1,5% dari berat badannya. Makanan tambahan konsentrat terdiri atas 83% dedak padi, 5% bungkil kelapa, 9% gula tetes, 1% garam dapur, 1% urea dan 1% CaCO 3 Sedang rumput dan air minum. diberikan secara ad libitum ? Untuk mengetahui konsumsi makenan dengan cara menimbang sisa makanan setiap hari. Penimbangan sapi dilakukan setiap 4 minggu sekali. Hasil yang diperoleh. selama penelitian adalah ; Rata-rata beratbawal grup I 184,11 kg, berat akhir 208,22 kg, kenaikan berat badan per hari 0,259 kg dengan konsumsi makanan 7,8 kg; grup II rata-rata berat badan awal 184,15 kg, berat akhir 218,0 kg, kenaikan berat badan per hari 0,344 kg, konsumsi makanan 7,0 kg ( 5,6 kg rumput dan 1,4 kg konsentrat); sedang grup III rata~rata berat badan awal 171,67 kilogram, berat akhir 204,09 kg, kenaikan berat badan per hari 0,329 kg, konsumsi makanan 8,1 kg ( 5,5 kg rumput dan 2,6 kg konsentrat ). Hasil analisa statistik secara. analisa varians fandomized complete block design ( RCBD ) secara faktorial 3x3 dengan 3 replikasi (dalam hal ini telah. dilakukan penyesuaian antara pertumbuhan berat badan per hari dengan berat bawahnya menunjukkan interaksi yang nyata (P< 0,05) antara bangsa. sapi dengan pemberian konsentrat. Untuk sapi Brahman Cross rata-rata kenaikan pertambahan berat badan per hari pada tingkat pemberian konsentrat 0%, 0,75% dan 1,5% menunjukkan hasil yang berbeda nyata (P< 0,05). Sapi Ongole pada tingkat pemberian konsentrat 0,% dan 1,5% hasilnya tidak berbeda nyata (P< 0,05), tetapi pada tingkat pemberian konsentrat 0,75% menunjukkan hasil yang berbeda nyata (P< 0,05) dengan 0% dan 1,5%. Sapi Bali dengan tingkat pemberian konsentrat 0% dan 0,75% berbeda nyata, tetapi pada tingkat pemberian konsentrat 1,5% menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata (0,05) baik dengan 0% maupun 0,75%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konsentrat mempunyai pengaruh positip terhadap besarnya pertambahan berat tubuh dibanding dengan apabila diberikan hijauan saja. Untuk sapi lokal dengan level konsentrat 0,75% cenderung menunjukkan hasil yang baik. Tetapi pada level konsentrat yang lebih tinggi menunjukkan gejala yang menurun. Pemberian ketiga level konsentrat 0%, 0,75% dan 1,5% dari berat badan sapi percobaan pada tingkat pemberian konsentrat 0,75% menunjukkan tingkat konsentrat yang terbaik untuk ketiga bangsa sapi percobaan dibanding dengan tingkat konsentrat 0% dan 1,5%

Kata Kunci : Level konsentrat; Sapi Brahman Cross; Sapi Ongole; Sapi Bali


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.