Laporkan Masalah

Pengaruh pelatihan berdasarkan komppetensi terhadap pengetahuan dan ketrampilan kader gizi dalam pengelolaan kegiatan Posyandu di Kecamatan Pondok Kelapa Bengkulu

KHAIDIR, Toto Castro, SKM.,M.Kes

2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang : Tingkat kemampuan, ketelitian dan akurasi data yang dikumpulkan kader gizi di posyandu masih rendah, sehingga membutuhkan pendidikan dan pelatihan, terutama berkaitan penimbangan dan pencatatan serta pembacaan KMS. Salah satu metode atau pendekatan yang diterapkan dalam pelatihan adalah pendekatan pelatihan berdasarkan kompetensi (Competency Based Training). Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pelatihan berdasarkan kompetensi terhadap kader dalam pengelolaan kegiatan posyandu di Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Utara. Metode : Penelitian quasi eksperimen dengan rancangan penelitian nonrandomized control group pretest postest design yang dilaksanakan pada posyandu di Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Utara. Penelitian dilakukan terhadap 33 kader yang mendapatkan pelatihan adalah kelompok perlakuan dan 33 kader yang tidak mendapat pelatihan sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian ini adalah panduan diskusi kelompok terarah ( DKT), kuesioner, dan daftar tilik. Hasil Penelitian : Hasil identifikasi masalah menemukan pengetahuan dan keterampilan kader belum sesuai dengan kompetensinya, terutama berkaitan dengan penimbangan, pengisian dan pembacaan KMS, penyuluhan dengan KMS serta pencatatan dan pelaporan kegiatan posyandu. Nilai rerata pengetahuan kelompok perlakuan pada saat pretes sebesar 18,36 + 1,81, postes 1 sebesar 25,61 + 1,77 dan postes 2 sebesar 26,94 + 1,20. Nilai rerata keterampilan kelompok perlakuan pada saat pretes sebesar 18,00 + 1,77, postes 1 sebesar 24,94 + 1,43 dan postes 2 sebesar 27,06 + 1,62. Hasil uji perbedaan rerata pengetahuan dan keterampilan pretes, postes 1 dan postes 2 menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05). Sedangkan pengetahuan dan keterampilan kelompok kontrol tidak bermakna. Kesimpulan : Pelatihan berdasarkan kompetensi dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader gizi.

Background: Staff's capability and data accuracy collected by nutrition cadres of integrated service center are relatively low, so that education and training are needed, especially in relation to weighing, recording and health card reading. One of methods in training is competence based training. Objective: To know effect of competence based training on cadres in managing integrated service center activities at Subdistrict of Pondok Kelapa, District of Bengkulu Utara. Methods: The study was a quasi experiment which used non randomized control group pretest post test design carried out at integrated service center, Subdistrict of Pondok Kelapa, District of Bengkulu Utara. The study was done to 33 cadres who got training as experiment group and other 33 cadres who did not get training as control group. Research instruments consisted of focus group discussion guideline, questionnaire and observation list. Result: Average knowledge of experiment group was 18.36 + 1.81 during pretest, 25.61 + 1.77 during post test 1 and 26.94 + 1,20 during post test 2. Average skills of experiment group was 18.00 + 1.77 duri ng pretest, 24.94 + 1.43 during post test 1, and 27.06 + 1.62 during post test 2. Result of average difference test showed that there was significant difference (p<0.05) between knowledge and skills in control group. Conclusion: Competence based training could increase knowledge and skills of integrated service center nutrition cadres.

Kata Kunci : Gizi,Pengetahuan dan Ketrampilan Kader,Pelatihan,Pengelolaan Posyandu


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.