Laporkan Masalah

Pengaruh Pengungkapan Pengelolaan Limbah Produksi dalam Sustainability Report terhadap Profitabilitas dan Nilai Perusahaan: Studi pada Perusahaan Sektor Food and Beverages Listing di BEI Periode 2021-2024

Maria Karindra Kanya Cakti, Prof. Syaiful Ali, MIS., Ph.D., Ak., CA.

2026 | Skripsi | AKUNTANSI

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan pengelolaan limbah produksi dalam sustainability report terhadap profitabilitas dan nilai perusahaan pada perusahaan sektor food anf beverages yang terdaftar di BEI selama periode 2021-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Populasi dalam penelitian adalah seluruh perusahaan yang bergerak pada sektor makanan dan minuman di BEI dengan pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling, yang menghasilkan total 156 observasi selama empat tahun masa penelitian. 
Variabel independen dalam penelitian adalah pengungkapan pengelolaan limbah produksi yang diukur menggunakan SRDI dengan indikator GRI 306. Variabel dependen penelitian adalah profitabilitas yang diproksikan dengan ROA dan nilai perusahaan yang diproksikan dengan Tobin’s Q. Penelitian menggunakan tiga variabel kontrol yaitu ukuran perusahaan, leverage, dan pertumbuhan pendapatan. Teknik analisis data menggunakan regresi data panel yang dianalisis menggunakan Eviews 12.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan pengelolaan limbah produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Temuan sejalan dengan legitimacy theory dan stakeholder theory. Untuk variabel dependen kedua yaitu nilai perusahaan, penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan pengelolaan limbah produksi tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya merespons pengungkapan pengelolaan limbah sebagai faktor utama dalam penilaian nilai perusahaan.

This study aims to analyze the effect of production waste management disclosure in sustainability reports on the profitability and value of companies in the food and beverage sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2021-2024. This study uses a quantitative approach with an explanatory method. The population in this study consists of all companies engaged in the food and beverage sector on the IDX, with samples selected using purposive sampling, resulting in a total of 156 observations over the four-year study period. 
The independent variable in this study is the disclosure of production waste management, which is measured using SRDI with the GRI 306 indicator. The dependent variables in this study are profitability, which is proxied by ROA, and company value, which is proxied by Tobin's Q. This study uses three control variables, namely company size, leverage, and revenue growth. The data analysis technique used panel data regression analyzed using Eviews 12.
The results show that disclosure of production waste management has a positive and significant effect on company profitability. The findings are in line with legitimacy theory and stakeholder theory. For the second dependent variable, namely company value, the study shows that disclosure of production waste management has no effect on company value. This indicates that the market has not yet fully responded to disclosure of waste management as a major factor in assessing company value.

Kata Kunci : Laporan Keberlanjutan, Pengelolaan Limbah, Profitabilitas, Nilai Perusahaan, GRI 306

  1. S1-2026-493005-abstract.pdf  
  2. S1-2026-493005-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-493005-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-493005-title.pdf