Laporkan Masalah

Program perilaku hidup bersih dan sehat :: Studi kasus di Kabupaten Bantul 2003

SINAGA, Djonny, dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA

2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: PHBS merupakan program Dinas Kesehatan Bantul dan merupakan salah satu strategi dalam pencapaian “Bantul Sehat 2005”. Implementasi kegiatan ini tergantung pada kebijakan pemerintah dan dukungan masyarakat. Dukungan masyarakat merupakan hal yang sangat vital, sehingga terlaksana atau tidaknya program ini tergantung bagaimana sikap masyarakat dalam merespon permasalahan kesehatan yang ada di wilayahnya. Tujuan: untuk memperoleh gambaran tentang pelaksanaan program PHBS. Metode: penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus. Penelitian dilakukan untuk mengamati variabelvariabel implementasi program, tindakan kebijakan pemerintah (sumber daya manusia, pembiayaan program kesehatan dan sarana program) dan dukungan masyarakat di Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Propinsi DI Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam terhadap petugas kesehatan dan focus group discussion (FGD) terhadap kader kesehatan. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa program PHBS dapat terlaksana dengan baik bila ada dukungan masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan puskesmas yang mempunyai dukungan masyarakat yang baik seperti komite kesehatan dusun ternyata mampu melaksanakan implementasi program PHBS secara baik. Kesimpulan: implementasi program PHBS sangat dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah dan dukungan masyarakat.

Background: Clean and Healthy Life Behavior (CHLB) is a program of Bantul Health Office and one of strategies to achieve “Healthy Bantul 2005”. The implementation of such program depends on government policy and community support. Support from the community is a vital component because whether the program is going on or not depends on how the community responds to health problems in their region. Objectives: The study was meant to describe CHLB program implementation. Methods: The study was a qualitative type which used a case study design. It was conducted to observe variables of program implementation, government policy implementation (human resources, health program funding and program facilities) and support from the community at health office, Bantul District, Province of Yogyakarta Special Territory. Data were collected using indepth interview to health officials and focus group discussion (FGD) with health cadres. Results: The result of the study showed that CHLB program could run well if there was support from the community. This could be seen from the fact that community health center which got good support from the community such as village health committee could implement Clean and Healthy Life Behavior Program well. Conclusion: The implementation of CHLB program was much influenced by government policy and community support.

Kata Kunci : Kesehatan Masyarakat, Perilaku Bersih dan Sehat, Bantul


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.