Laporkan Masalah

Hubungan Internet Gaming Disorder dengan Gangguan Tidur pada Anak Sekolah Dasar di Yogyakarta

Jordanio Atmaja Bhaktinegara, Prof. Dr. dr. Sri Sutarni, Sp.N., Subps. Ped(K).; Dr. dr. Cempaka Thursina S.S., Sp.N.,Subsp.Ped(K)

2026 | Tesis-Spesialis | S2 Ilmu Penyakit Saraf

Latar belakang: Internet Gaming Disorder (IGD) merupakan kecanduan perilaku berupa penggunaan permainan daring berlebihan yang berdampak pada perkembangan kognitif dan sosial anak sekolah dasar. Penggunaan yang tidak terkendali ini memicu masalah psikologis hingga memengaruhi kesehatan tidur seperti kualitas tidur buruk, kantuk siang hari, dan insomnia.

Tujuan: Mengetahui hubungan antara Internet Gaming Disorder (IGD) dengan gangguan tidur pada anak sekolah dasar di Yogyakarta. 

Metode: Studi analitik observasional dengan rancangan potong lintang (cross-sectional) pada 195 siswa sekolah dasar (kelas 4, 5, dan 6) di Donokerto, Yogyakarta. Penilaian status IGD menggunakan Game Addiction Scale 7 (GAS-7) modifikasi Indonesia, sedangkan gangguan tidur dinilai dengan Sleep Disturbance Scale for Children (SDSC). Analisis data menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik multivariat.

Hasil: Subjek memiliki median usia 11 tahun, dengan 65,1% mengalami gangguan tidur dan 30,3% mengalami ketergantungan IGD. Analisis bivariat menunjukkan adanya korelasi signifikan antara IGD (p=0,012), durasi bermain (p=0,007), dan jenis kelamin (p=0,002) dengan gangguan tidur. Analisis multivariat membuktikan bahwa status IGD (OR=2,25, p=0,022) dan jenis kelamin laki-laki (OR=2,35, p=0,012) merupakan prediktor independen yang dominan terhadap kejadian gangguan tidur.

Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara Internet Gaming Disorder dengan gangguan tidur pada anak sekolah dasar. Faktor status IGD dan jenis kelamin berkontribusi kuat sebagai prediktor independen.

Backgrounds: Internet Gaming Disorder (IGD) is a behavioral addiction characterized by excessive online gaming, heavily impacting cognitive and social development in elementary school children. Uncontrolled gaming can lead to psychological issues and sleep disturbances such as poor sleep quality, daytime sleepiness, and insomnia.

Objective: To determine the correlation between Internet Gaming Disorder (IGD) and sleep disturbances among elementary school children in Yogyakarta.

Methods: An observational analytic study with a cross-sectional design was conducted on 195 elementary school students (grades 4, 5, and 6) in Donokerto, Yogyakarta. IGD was assessed using the modified Indonesian Game Addiction Scale 7 (GAS-7), and sleep disturbance was measured using the Sleep Disturbance Scale for Children (SDSC). Data analysis included Chi-square tests and multivariate logistic regression.

Results: The median age of the subjects was 11 years, with 65.1% experiencing sleep disturbances and 30.3% suffering from IGD. Bivariate analysis showed a significant correlation between IGD (p=0.012), game duration (p=0.007), and gender (p=0.002) with sleep disturbances. Multivariate analysis revealed that IGD (OR=2.25, p=0.022) and male gender (OR=2.35, p=0.012) act as strong independent predictors of sleep disturbances.

Conclusions: There is a significant correlation between Internet Gaming Disorder and sleep disturbances in elementary school children. IGD and gender independently act as dominant predictors. 

Kata Kunci : internet gaming disorder, gangguan tidur, anak sekolah dasar, GAS-7, SDSC

  1. SPESIALIS-2026-500300-abstract.pdf  
  2. SPESIALIS-2026-500300-bibliography.pdf  
  3. SPESIALIS-2026-500300-tableofcontent.pdf  
  4. SPESIALIS-2026-500300-title.pdf