Deskripsi peran pejabat birokrasi dalam penyusunan program kegiatan tahunan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo
NAPU, Arifasno, dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Belum terbentuknya tim penyusun program kegiatan yang terdiri dari pemegang program memungkinkan program dibuat belum sesuai harapan dalam menangani masalah yang terjadi. Program kegiatan belum dibahas secara paripurna menyebabkan pemegang program tidak saling mengetahuinya dan memungkinkan terjadinya pengulangan program kegiatan yang dibuat. Selain itu pula terjadi penyusunan program yang hanya berdasarkan program kegiatan tahun lalu, tentunya hal ini menyulitkan penanganan masalah yang dihadapi. Sebagai akibat lain belum ada tim penyusun program kegiatan adalah penyusunan program kegiatan belum disusun melalui langkah-langkah proses penyusunan program kegiatan. Dalam penyusunan program kegiatan tahunan, para pejabat birokrasi tentunya melakukan perannya masing-masing. Bagaimana peran-peran yang dilakukan oleh para pejabat birokrasi membutuhkan suatu penelitian dengan tujuan untuk mengetahui peran pejabat birokrasi dalam penyusunan program kegiatan tahunan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian bertempat di Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Variabel penelitian adalah peran pejabat birokrasi dan penyusunan program kegiatan tahunan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam dan observasi. Hasil: Peran fungsional yang disampaikan melalui wawancara dan observasi telah mencerminkan peran yang dilakukan oleh pejabat birokrasi, tetapi belum dilaksanakan dan diterapkan dengan baik secara keseluruhan. Selain itu pula belum dapat terlaksana secara baik rapat-rapat rutin internal untuk membahas penyusunan program kegiatan. Fungsi rapat-rapat yang dilaksanakan ini diantaranya sebagai media evaluasi dan untuk perencanaan bentuk-bentuk kegiatan yang akan dimasukan dalam program kegiatan tahunan. Hal ini menggambarkan bahwa peran fungsional para pejabat birokrasi Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo sebagian masih dalam bentuk konseptual. Kesimpulan: Semua pejabat birokrasi Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo melakukan peran yang berbeda dalam penyusunan program kegiatan tahunan. Peran-peran fungsional yang dilakukan oleh pejabat birokrasi dalam penyusunan program kegiatan tahunan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo tahun 2004 masih perlu diseimbangkan lagi berdasarkan hierarki jabatan.
Background: The lack of unestablished team who handle each programs, makes the possibility of the unexpected problem solution. The activity program that was not completely discussed causing the repetition of produced activity program. In addition, program arrangement that based on last year activity program will cause difficulties on handling the facing problem. The other impact of the unavailability of activity program arrangement team is arranging activity program that was not yet arranged through steps of activity program arrangement process. In the arrangement of annual activity program, the bureaucracy officers implement each respective role. A research regarding the roles that implemented by the bureaucracy officer that aimed to find out the role of bureaucracy’s officer in arranging the annual activity program of Provincial Health Office in Gorontalo is necessary to be implemented. Method: This was a descriptive research and located in the Provincial Health Office of Gorontalo. The variable of the research was the role of bureaucracy’s officer and annual activity program arrangement in the Provincial Health Office of Gorontalo. Data was collected with in-depth interview and observation methods. Result: The functional role that was conveyed through interview and observation has determined the role that is implemented by the bureaucracy officer, but it has not yet wholly well implemented and applied. In addition, internal routine meetings had been implemented to discuss the activity program arrangement. Function of the meetings had implemented as evaluation media and to plan the activity forms that will be included in the annual activity program. This described that the functional role of bureaucracy officer in the Provincial Health Office of Gorontalo still in the conceptual form. Conclusion: All of the bureaucracy’s officer in the Provincial Health Office in Gorontalo had a different role in arranging the annual activity program. The functional roles that had been implemented by the bureaucracy’s officer in arranging the annual activity program in the Provincial Health Office in Gorontalo in the year of 2004 still need to be balanced based on functional hierarchy.
Kata Kunci : Manajemen Layanan Kesehatan,Peran Pejabat,Program Kegiatan Tahunan, Role, bureaucracy, program