Pengaruh Pengungkapan Laporan Keberlanjutan Berstandar GRI Terhadap Kinerja Keuangan: Studi Kasus Pada Perusahaan Sektor Energi Dan Tambang yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022 - 2024
Lusianawati, Slamet Sugiri, Prof., Dr., M.B.A.
2026 | Skripsi | AKUNTANSI
Sektor
energi dan tambang masih menjadi salah satu sektor strategis di Indonesia dikarenakan
kontribusinya terhadap perekonomian yang signifikan. Namun, kegiatan
operasionalnya sering kali menimbulkan berbagai dampak negatif. Ditambah, peningkatan
kesadaran masyarakat terhadap praktik keberlanjutan membuat sektor ini sering
menjadi sorotan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh
pengungkapan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial dalam laporan keberlanjutan
terhadap kinerja keuangan perusahaan di sektor energi dan tambang yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kinerja keuangan sebagai variabel dependen dianalisis
dari dua perspektif, yaitu berbasis akuntansi (ROA) dan berbasis pasar (Tobin’s
Q). Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan pada
35 perusahaan selama periode 2022 hingga 2024. Analisis ini dengan dilakukan
menggunakan regresi linear berganda dengan model Panel Corrected Standard
Error (PCSE) melalui software STATA v17. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pengungkapan aspek lingkungan berpengaruh positif terhadap
kinerja keuangan, pengungkapan aspek sosial berpengaruh negatif, dan
pengungkapan aspek ekonomi tidak berpengaruh secara signifikan.
The
energy and mining sector remains one of the strategic sectors in Indonesia due
to its significant contribution to the economy. However, its operational
activities often generate various negative impacts. In addition, increasing
public awareness of sustainability practices has made this sector subject to
greater attention. This research aims to evaluate the effect of economic,
environmental, and social disclosures in sustainability reports on the
financial performance of companies in the energy and mining sector listed on
the Indonesia Stock Exchange. Financial performance, as the dependent variable,
is analyzed from two perspectives: accounting-based (ROA) and market-based
(Tobin’s Q). Secondary data were collected from the annual reports and
sustainability reports of 35 companies for the period from 2022 to 2024. The
analysis was conducted using multiple linear regression with the Panel
Corrected Standard Error (PCSE) model through STATA v17. The results indicate
that environmental disclosure has a positive effect on financial performance,
social disclosure has a negative effect, and economic disclosure does not have
a significant effect.
Kata Kunci : sektor energi dan tambang, laporan keberlanjutan, kinerja keuangan, ROA, Tobin’s Q, energy and mining sector, sustainability report, financial performance.