PENGARUH VARIASITIPE KONTINER TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI TUSAM ( Pinus merkusii Jungh. et de Vriese)
RITA RUBIANTARI PUJIASTUTI, Dr.Ir. Suryo Hardiwinoto, M.Agr.; Ir. Handojo Hadi Nuijanto, M Agr.Sc.
2003 | Skripsi | S1 KEHUTANANPenggunaan root-trainer yang sekarang ini umum digunakan di persemaian adalah single tube sebagai tempat media semai dengan komposisi media pupuk kandang, top soil, serbuk gergaji dengan perbandingan 1:1:1. Pada daerah dengan curah hujan yang tinggi seperti di Baturaden, ditemukan permasalahan media mudah tergenang (waterlogged) yang mengakibatkan terganggunya pertumbuhan semai bahkan sampai teijadi kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kontiner dengan tipe yang berbeda terhadap pertumbuhan semai tusam. Penggunaan kontiner dengan ukuran dan lubang yang lebih lebar dapat dijadikan altematif untuk mengurangi permasalahan media mudah tergenang. Metode yang digunakan adalah rancangan aeak lengkap. Kontiner yang digunakan ada dua tipe yaitu side slit (BCC & plantek ), dan single tube , dengan masing-masing dua ukuran, sehingga jumlah perlakuan ada enam unit dengan pengulangan empat kali, dan tiap unit ada 12 semai. Parameter yang diamati adalah tinggi (cm), diameter (mm), gejala kekahatan hara, dan persentase hidup semai. Analisis yang digunakan adalah analisis varians dan analisis korelasi dan regresi linier seder Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang nyata adanya variasi tipe kontiner (side slit dan single tube) dengan ukuran lubang drainase yang berbeda terhadap pertumbuhan semai tusam. Semai yang ditanam pada kontiner tipe single tube menghasilkan rerata pertumbuhan tinggi lebih baik sebesar 5,1 cm dibanding side slit sebesar 4,5 cm, kemudian diameter semai yang lebih baik pada kontiner tipe side slit sebesar 1,7 mm dibanding single tube sebesar 1,3 mm, dan kekokohan semai yang lebih baik pada side slit sebesar 5,3 dibanding single tube sebesar 7,3, namun tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap persentase hidup semai tusam.
One of the root trainers commonly used in the forest tree nursery is a single tube and the medium is a mixed of top soil, sawdust and dung at the ratio of 1 : 1 : 1. In the area with high rainfall such as in Baturaden, the use of such container media is prone to waterlogged problem which can cause abnormal seedling growth or death of seedlings. This research was aimed to assess the effect of several container types on pine seedling growth. It was expected that container types varying in drainage hole sizes would reduce the effect of waterlogged problem. The types of container assessed were side slit (BCC and plantek ) and single tube , each type had two sizes. The study design used was CRD (Complete Random Design) with six combinations of treatments and four replications unit per treatment. In each replication unit there were 12 seedlings established. Growth variables observed were seedling survival, seedling height, stem diameter and the presence of deficiency symptom on leaves. The extent of shrinkage was also measured at the end of the experiment. The data were analyzed using analyses of variance and simple linear correlation and regression. The result showed that type of container significantly affected seedling growth. Similarly the size of container did. The greatest height growth was obtained using single tube container (average height growth 5.1 cm) and the smallest was using side slit (average height growth 4.5 cm). In contrast the greatest stem diameter growth was obtained using side slit (average growth 1.7 mm) compared to only 1.3 mm using single tube. Container type also significantly affected the seedling sturdiness with the best strength was obtained using side slit (5.3) compared to 7.3 using single tube . There was no significant effect of container type on seedling survival
Kata Kunci : kontiner, waterlogged, pertumbuhan semai