Upaya penurunan penggunaan antibiotika pada pasca appendiktomi di Poliklinik bedah pada badan Pelayanan Kesehatan RSU. Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dengan intervensi face to face
SISWANI, Maida, dr. Sulanto Saleh Danu, Sp.FK
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Badan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, penggunaan antibiotic mencapai 53.3% deibandingkan dengan penggunaan obat lainnya. Penggunaan antibiotic yang terbanyak berasal dari poliklinik bedah sebanyak 42.3% dengan pola penyakit secara umum adalah Hernia, Kista, Limporma, Hemorhoid dan Apendistis, berhubungan karena dari pola penyakit yang ada ini kasus yang terbanyak adalah pada pasca Apendiktomi maka oleh karena itu perlu diadakan suatu penelitian untuk mengetahui bagaimana pola penggunaan antibiotic pada kasus pasca Apendiktomi dan masalah kerasionalannya. Tujuan Penelitian: Untuk meningkatkan Mutu pelayanan kesehatan melalui upaya penurunan penggunaan Antibiotik di poliklinik bedah pada Badan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Rancangan Penelitian : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi experimental dengan menggunakan pre post without control. Subjek penelitian adalah dokter dokter umum yang bertugas di poliklinik bedah dengan melakukan intervensi face to face dan materi cetakan. Pengukuran hasil intervensi antara sebelum dan sesudah intervensi dilakukan terhadap indicator penggunaan antibiotic di poliklinik bedah yaitu persentase peresapan rasional antibiotic dengan melihat ketepatan indikasi dan kesesuaian dengan Standar Operasional Pengobatan terhadap kasus pasca Apendiktomi. Data dianalisis dengan uji test. Hasil Penelitian: Dari hasil penelitian tersebut dapat dilihat terjadi penurunan penggunaan antibiotic pada pasca Apendiktomi sebelum intervensi 100 % menggunakan antibiotic, dan setelah intervensi menjadi 12 %. Kemudian pola penggunaan dan jenis antibiotik juga terjadi perubahan yang bermakna dengan pair student t.test ciprofloxacin dengan nilai p = 0,011, Amoxillin p = 0,29 dan Metronidazole p = 007. Kesimpulan: Intervensi face to face dengan materi cetakan dapat menurunkan penggunaan antibiotic pasca Apendiktomi, di poliklinik bedah Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.
Available in Fulltext
Kata Kunci : Kebijakan Obat, Penggunaan Antibiotik, Mutu Pelayanan, post appendictomy, antibiotic use, face to face intervention.