Laporkan Masalah

Tingkat bahaya erosi tanah sub daerah aliran sungai Gebang kabuapten Kebumen Jawa Tengah

Puji Lestari, Drs. Tukidal Yunianto, M.Sc.

2007 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

INTISARI Sub DAS Gebang merupakan daerah penelitian yang terdapat di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Sub DAS Gebang mempunyai topografi yang bervariasi dengan kemiringan lereng yang bervariasi, memiliki curah hujan rerata setiap tahun sebesar 3067,2 mm dengan konservasi yang dominan berupa teras bangku konstruksi sedang dan perubahan areal penggunaan lahan dari hutan menjadi lahan pertanian dengan tanaman budidaya musiman sangat memungkinkan terjadinya erosi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat bahaya erosi di daerah penelitian pada berbagai satuan lahan serta faktor yang paling berpengaruh terhadap bahaya erosi tanah di daerah penelitian. Model yang digunakan untuk menghitung laju erosi adalah RUSLE (Revised Universal Soil Loss Equation). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposif sampling dan stratified random sampling. Pengambilan sampel yang dilakukan dengan purposive sampling dengan pertimbangan satuan tanah dan untuk pengambilan sample berupa topografi, tanaman, dan konservasi menggunakan stratified random sampling pada unit lahan. Data diperoleh melalui cara pengukuran, pengamatan, dan analisa laboratorium. Analisa kuantitatif yang digunakan berupa regresi linear berganda, dan product-moment dari Pearson. Regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui hubungan antara indeks factor-faktor erosi dengan besar erosi. Analisa kualitatif digunakan untuk menjelaskan perbedaan hasil perhitungan besarnya erosi di setiap satuan lahan dan mengetahui tingkat bahaya erosi berdasarkan satuan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat bahaya erosi di Sub DAS Gebang yakni tingkat bahaya erosi ringan meliputi 45,22%; tingkat bahaya erosi sedang meliputi 23,86%, dan tingkat bahaya erosi berat-sangat berat ini meliputi 20,16% (2) faktor yang paling berpengaruh terhadap besarnya erosi di daerah penelitian adalah faktor topografi.

Sub Catchment Gebang is area research, located in Kebumen District, Central Java. Sub Catchment Gebang having variation topography and having variation class of slope, they have average rain fall of year is 3067,2 mm with dominant conservation are bench terrace with medium construction and disturb land use from forest to agriculture vegetation too probability of erosion. The aim of this research are to calculate the degree of erosion hazard in every land unit and to find out the most affected factor to degree of erosion hazard. A model to predict annual soil loss is RUSLE (Revised Universal Soil Loss Equation) The method is used in research are purposive sampling and stratified random sampling. Intake soil sample done by purposive sampling with the soil unit consideration and intake sample for topography, vegetation, and conservasion by stratified random sampling with land unit consideration. Data can be found is field measurement, obtained by perception and laboratory analyse. Technique analyse such as quantitative and qualitatif analyse. Quantitative analyse is used multiple linear regression and linear correlation of product moment Pearson. Qualitative analyse explains the difference of result of calculation degree of erosion in research area based are land units. The result of the research are (1) Degree of erosion hazard in Sub DAS Gebang at low class (45,22%), at moderately class (23,86%), and at high-very high classes (20,16%), (2) the most affect factor to the degree of erosion hazard in reseach area is topography.

Kata Kunci : RUSLE, Tingkat bahaya erosi tanah, pengaruh faktor erosi,Degree of Erosion Hazard, influence of erosion factor

  1. S1-2007-160943-abstract.pdf  
  2. S1-2007-160943-bibliography.pdf  
  3. S1-2007-160943-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2007-160943-title.pdf