Hubungan gempa bumi dengan kekerasan dalam rumah tangga di dusun Nambangan desa Seloharjo kecamatan Pundong kabupaten Bantul propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
P. Chendana Jenar Talita P., Agus Joko Pitoyo,S.Si., M.A.
2009 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANGempa bumi yang terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya memaksa penduduk untuk beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi. Penelitian dilakukan di Dusun Nambangan sebagai salah satu daerah yang mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengidentifikasi tindak kekerasan dalam rumah tangga dengan sebelum dan setelah gempa bumi, (2) Mengidentifikasi perubahan bentuk tindak kekerasan dalam rumah tangga pada suami yang mengalami dan tidak mengalami perubahan lapangan usaha setelah gempa bumi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penentuan responden menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan atas tingkat kesejahteraan keluarga, tingkat kerusakan rumah serta ada tidaknya perubahan lapangan usaha. Data mengenai bentuk kekerasan dalam rumah tangga yang pernah dialami oleh informan sebelum dan setelah gempa bumi didapatkan melalui suatu in depth interview. Pemahaman masyarakat tentang tindak kekerasan dalam rumah tangga didapatkan melalui diskusi berkelompok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum terjadinya gempa bumi bentuk-bentuk kekerasan dalam rumah tangga yang dialami oleh informan, antara lain: kekerasan psikologis, kekerasan fisik, kekerasan ekonomi dan kekerasan seksual. Setelah terjadinya gempa bumi kekerasan dalam rumah tangga yang dialami informan, antara lain: kekerasan psikologis dan kekerasan seksual. Pada suami informan yang mengalami perubahan lapangan usaha bentuk kekerasan dalam rumah tangga juga mengalami perubahan, namun pada informan yang suaminya tidak mengalami perubahan lapangan usaha bentuk kekerasan dalam rumah tangganya tetap.
The earthquake that happened at Daerah Istimewa Yogyakarta Province and some places roundabout forcing people for adaptable to the changing condition had happened. This research took place in Nambangan Village as a damageable place caused of earthquake. The aim of this research were (1) Identified domestic violence before and after earthquake, (2) identified the changed type of domestic violence whom husband nor jobs changed after earthquake. The method of this research was qualitative descriptive. Respondents chosen by purposive sampling method based on poverty levels, house damageable levels and nor jobs changed. Data about type of domestic violence that ever happened to the informant before and after earthquake have been found by in depth interview. Focus group discussion was held to know about the understood levels of people from Nambangan Village The outputs of this research showed that before earthquake the type of domestic violence that happened to the informants was: psychological abuse, physical abuse, economical abuse and sexual abuse. After earthquake the type of domestic violence that happened to the informants was: psychological abuse and sexual abuse. The domestic violence was changed by informant husband who changed jobs, but the domestic violence were not changed by informant husband who not changed jobs.
Kata Kunci : Gempa bumi, kekerasan dalam rumah tangga,earthquakes, domestic violence