Laporkan Masalah

Partisipasi masyarakat dalam penanganan sampah rumah tangga Studi kasus di perumnas Condongcatur Perumnas Minomartani dan perumahan Sidoarun kabupaten Sleman

R. Sartono, Drs. Soewadi Mulyowiyono, M.S.

1994 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Partisipasi masyarakat dalam penanganan sampah. rumahtangga mempunyai potensi yang penting untuk diatur dalam mendukung keberadaan lingkungan perumahan terutama lingkungan perumahan padat penduduk. Pertambahan volume sampah kadangkala sulit diperkirakan manakala tidak dikelola oleh masyarakat penghasil sampah itu sendiri. Sampah menjadi produk yang seringkali tidak dikehendaki oleh manusia, sementara bahan itu adalah bagian dari hidup yang tidak dapat dikesampingkan begitu saja. Skripsi dengan judul "Partisipasi Masyarakat Dalam Penanganan Sampah Rumahtangga” ini, bertujuan mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam penanganan sampah rumahtangga di Perumnas Condongcatur, Perumnas Minomartani, dan Perumahan Sidoarum Kabupaten Sleman, serta untuk mengetahui faktor pedukung dan penghambat dalam pelaksanaan penangan sampah rumahtangga. Penelitian ini merupakan kajian survai dengan lokasi Perumnas Condongcatur, Perumnas Minomartani, dan Perumahan Sidoarum Kabupaten Daerah Tingkat II Sleman. Populasi penelitian adalah kelompok penanganan sampah yaitu Rukun Tetangga di tiga lokasi tersebut. Metode yang digunakan adalah sensus yang didasarkan atas wilayah Rukun Tetangga (RT). Pengumpulan data primer menggunakan teknik wawancara dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan Perumnas Minomartani mempunyai tingkat partisipasi tinggi dengan nilai rata-rata 37,3; Perumnas Condongcatur mempunyai tingkat partisipasi sedang (35,3) dan Perumahan Sidoarum mempunyai tingkat partisipasi sedang (32,5). Tidak adanya tingkat partisipasi rendah di lokasi penelitian karena sampah rumahtangga telah dikelola oleh warga melalui organisasi Rukun Tetanga dan Rukun Warga. Variabel kegiatan kerja bakti, sikap masyarakat, dan perhatian perangkat desa terdapat hubungan teratur dengan rata tingkat partisipasi masyarakat dalan penanganan sampah rumahtangga, dan terdapat kecenderungan semakin tinggi persentase variabel tersebut semakin tinggi tingkat partisipasinya. Sedangkan variabel tanggapan masyarakat dan petugas pengangkut sampah ada hubungan, namun tidak ada keteraturan. Hal ini sangat tergantung dengan kondisi sosial masyarakat setempat. Di luar variabel yang telah ditentukan sebelumnya, ternyata faktor media massa berpengaruh mendukung 33,3 persen di wilayah Perumnas Minomartani; 53,6 persen di Perumnas Condongcatur; dan 76,9 persen di Perumahan Sidoarum. Faktor penghambat di Perumahan Sidoarum adalah masalah Tempat Pembuangan Akhir dan Tempat Pembuangan Sementara di Perumnas Minomartani.

-

Kata Kunci : Partisipasi masyarakat,Penanganan sampah rumahtangga

  1. S1-1994-02508-abstract.pdf  
  2. S1-1994-02508-bibliography.pdf  
  3. S1-1994-02508-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1994-02508-title.pdf