Hubungan citra tubuh dengan status obesitas, aktivitas fisik dan asupan energi remaja SLTP di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul
TARIGAN, Novriani, Prof.dr. Hamam Hadi, MS.ScD
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Prevalensi obesitas di banyak negara, baik di negara industri dan miskin terus meningkat dari tahun ke tahun. Arus globalisasi yang masuk mempengaruhi gaya hidup dan pola makan kelompok remaja. Ketidakpuasan Citra Tubuh (Body Image Dissatisfaction - BID) semakin sering dijumpai di kalangan penderita obes. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara citra tubuh dengan status obesitas, aktifitas fisik dan asupan energi remaja SLTP di Kotamadya Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional, dilengkapi dengan metode kualitatif. Subjek penelitian remaja siswa -siswi SLTP di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul berjumlah 192 orang dengan usia 12-15 tahun. Subjek diminta mengisi body shape quetionnaire 34 nomor dan menjawab pertanyaan 8 gambar. Data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan uji t, uji kai kuadrat dan stratifikasi dengan derajat kemaknaan 95%, P<0,05. Sedang data kualitatif hasil in-depth interview disajikan dan dianalisis dengan metoda kuotasi. Hasil: Ada hubungan status obesitas dengan status ketidakpuasan citra tubuh dengan nilai P<0,001. Ada hubungan yang bermakna aktifitas berat remaja dengan status ketidakpuasan citra tubuh. Artinya remaja yang tidak puas lebih sedikit melakukan aktifitas berat lebih sama dengan 0,5 jam per hari dibanding remaja yang puas. Tidak ada hubungan yang bermakna antara status ketidakpuasan dengan asupan energi. Kesimpulan: Remaja obes lebih tidak puas dengan citra tubuhnya daripada remaja tidak obes. Ada hubungan yang terbalik antara status ketidakpuasan citra tubuh remaja dengan aktifitas berat. Remaja obes yang tidak puas mempunyai aktifitas berat yang lebih sedikit daripada remaja yang puas.
Background: The prevalence of obesity is increasing in industrial countries and developping countries in these recent years. The globalization phenomenon is affecting the life style and eating pattern of adolescents group. The prevalence of body image dissatisfaction (BID) is increasing among the obese adolescent. Object: To asses the corelation between body image and obesity status and physical activities and energy intake among the Junior High School adolescents in Yogyakarta and Bantul. Method: This study is a cross sectional designed of observational investigation, associated with a qualitative method. Subject were 192 Junior High School adolescents in Yogyakarta and Bantul aged 12-15 year. The subjects were asked to administer 34 questions in a body shape questionnaire and answering verbal questions based on 8 figures. Quantitative data were analyzed and stratified by t test , chi square test and starification with 95% of significant degree, P<0.05. The qualitative data resulted from the indepth interview were presented and analyzed by quotation method. Result: There was a corelation between obesity status and body image dissatisfaction status (P<0.01). We found a significant different between adolescents vigorius physical activities and body image dissatisfaction rate. Suggested that the dissatisfied adolescents were doing less vigorous activities of (symbol)0.5 hour daily compare with their satisfied counterparts. No significant relation between body image dissatisfaction-status with energy intake Conclusion: Obese adolescents are likely dissatisfied with their body image compare with non-obese adolescent. There was a negative correlation between adolescent body image dissatisfaction and vigorous physical activities.
Kata Kunci : Gizi Remaja,Obesitas,Asupan Energi dan Aktivitas, adolescent obesity, body image, energy intake, physical activities