Eksplorasi Praktik Akuntabilitas Pengelolaan Wakaf Pada Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Semarang: "Studi Pendekatan Sosial Profetik “Kuntowijoyo”
Siti Nurngaini, Prof. Mahfud Sholihin, M.Acc.,Ph.D; Dewi Fatmawati, SE.,M.Ec.,Ph.D
2026 | Disertasi | S3 Agama dan Lintas Budaya
Disertasi ini menganalisis konstruksi dan praktik
akuntabilitas pengelolaan wakaf pada Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA)
Semarang serta menguji fungsi Ilmu Sosial Profetik (ISP) Kuntowijoyo sebagai
lensa nilai dan perangkat analitis dalam membaca data empiris akuntabilitas.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretif dengan desain studi
kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah
dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model Miles–Huberman (reduksi, display,
verifikasi) secara iteratif, dengan uji keabsahan melalui triangulasi (data,
metode, sumber, peneliti), dan peer debriefing.
Temuan
penelitian menunjukkan
bahwa akuntabilitas YBWSA bersifat multirrelasi dan hibrida. Pertanggungjawaban
berlangsung secara legal-hierarkis, sosial-publik, horizontal internal, dan
spiritual. Mekanisme formal berkelindan dengan mekanisme informal. Pembacaan
ISP menegaskan bahwa kualitas akuntabilitas tidak cukup diukur oleh kepatuhan
administratif, melainkan oleh tiga uji profetik: humanisasi (keadilan
informasi dan kemaslahatan), liberasi (perlindungan aset dan pencegahan
penyimpangan serta outcome pemberdayaan), dan transendensi
(konsistensi nilai-bukti melalui keterlacakan dan auditabilitas). Disertasi ini
merumuskan konsep akuntabilitas profetik sebagai kontribusi teoretik dan
merekomendasikan penguatan keterbukaan informasi publik serta penegasan batas
aset wakaf untuk memperkuat tata kelola wakaf.
This dissertation analyzes the
construction and practice of waqf management accountability at the Sultan Agung
Waqf Foundation (YBWSA) in Semarang and examines the function of Kuntowijoyo's
Prophetic Social Science (ISP) as a value lens and analytical tool in
interpreting empirical accountability data. This research uses an interpretive
qualitative approach with a case study design. Data were obtained through
in-depth interviews, observations, and document reviews. Data were then
analyzed iteratively using the Miles–Huberman model (reduction, display, and
verification), with validity tested through triangulation (data, methods,
sources, researchers), and peer debriefing.
The research findings indicate that
YBWSA's accountability is multi-relational and hybrid. Accountability occurs at
legal-hierarchical, social-public, internal-horizontal, and spiritual levels.
Formal mechanisms intertwine with informal mechanisms. The ISP reading
emphasizes that accountability quality is not solely measured by administrative
compliance, but rather by three prophetic tests: humanization (information justice
and public welfare), liberation (asset protection and prevention of
misappropriation, as well as empowerment outcomes), and transcendence (consistency
of evidence-based values ??through traceability and auditability). This
dissertation formulates the concept of prophetic accountability as a
theoretical contribution and recommends strengthening public information
disclosure and clarifying waqf asset boundaries to strengthen waqf governance.
Kata Kunci : Akuntabilitas, Wakaf, Ilmu Sosial Profetik, Akuntabilitas Profetik YBWSA