KONTRIBUSI HASIL HUTAN KAYU TERHADAP PENDAPATAN PETANI DALAM SISTEM HUTAN RAKYAT (Studi Kasus di Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman)
MUHAMAD AMIN ISKANDAR, Ir. Djuwadi, MS
2003 | Skripsi | S1 KEHUTANANHutan rakyat memiliki prospek yang baik di masa mendatang sebagai penopang ekonomi rakyat dan sumber kayu altematif bagi kepentingan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi kayu dari hutan rakyat, mengetahui pendapatan petani dari hasil kayu serta kontribusinya terhadap pendapatan total petani di Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode Stratified Random Sampling atau sampling acak berlapis dengan penentuan jumlah sampel secara proporsional untuk setiap strata. Jumlah total sampel yang diambil sebanyak 40 responden yang meliputi 3 strata kepemilikan lahan dan tersebar di 4 dusun contoh dari 8 dusun yang ada. Penaksiran potensi kayu dilakukan berdasarkan volume aktual standing stock, sedangkan perhitungan kontribusi hasil kayu hutan rakyat dilakukan berdasarkan persentase pendapatan yang diterima dari hasil kayu hutan rakyat terhadap pendapatan total petani . Hasil penaksiran potensi hasil kayu hutan rakyat di Desa Kepuharjo adalah jenis kayu sengon 29,736 m3/ha dan kayu lain 21,383 m3/ha. Pendapatan petani dari hasil kayu hutan rakyat sebesar Rp. 41.606.271,00 per tahun atau rata-rata per responden per tahun Rp. 2.061.247,00, yang memberikan kontribusi pendapatan sebesar 28,84 %.
Kata Kunci : Hasil Hutan, Kayu, Pendapatan Petani, Hutan Rakyat