Pengaruh Pemberian Stimulasi Perkembangan Terhadap Perkembangan Pada Anak Stunting Usia 12-36 Bulan di Wilayah Kerja Puskemas Pahandut Palangka Raya
Ika Paskaria, Lely Lusmilasari, S.Kp., M.Kes., Ph.D. ; Ibu Dr. Fitri Haryanti, S.Kp., M.Kes.
2026 | Tesis | S2 Magister Keperawatan
Latar Belakang: Stunting pada anak usia 12-36 bulan tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik tetapi juga menimbulkan risiko tinggi keterlambatan perkembangan kognitif, motorik, dan bahasa. Periode ini merupakan "masa emas" yang kritis di mana plastisitas otak sangat responsif terhadap stimulasi lingkungan.
Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh stimulasi perkembangan terstruktur menggunakan modul panduan terhadap perkembangan anak stunting 12-36 bulan.
Metode: Penelitian quasi-experiment dengan rancangan pre-post test control group ini melibatkan 60 anak stunting (30 intervensi, 30 kontrol) yang dipilih secara consecutive sampling. Kelompok intervensi melakukan stimulasi harian mandiri dengan modul selama 4 minggu (minimal 15 menit/hari) mencakup empat aspek perkembangan serta pemantauan, sementara kelompok kontrol hanya menerima edukasi awal dengan buku KIA. Instrumen penelitian menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), analisis data melalui uji Wilcoxon dan Mann-Whitney U.
Hasil: Intervensi selama 4 minggu efektif meningkatkan status perkembangan anak secara signifikan (p=0,001). Pada kelompok intervensi, 96,7% anak berhasil mencapai kategori "Sesuai", dengan 66,7% di antaranya mencapai skor 10. Sebaliknya, pada kelompok kontrol masih ditemukan 16,7% yang menetap di kategori "Meragukan". Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek sosialisasi kemandirian (19,5%) dan gerak kasar (17,3%), di mana anak menjadi lebih responsif secara verbal dan koordinasi fisik yang lebih matang. Analisis kekuatan efek menunjukkan stimulasi memiliki pengaruh sedang (Effect Size r=0,42) dalam mengoptimalkan capaian perkembangan.
Kesimpulan: Stimulasi perkembangan yang terstruktur dan terarah oleh orang tua efektif dalam meningkatkan perkembangan anak stunting usia 12-36 bulan secara signifikan.
Kata Kunci: Stunting, Stimulasi Perkembangan, Anak Usia 12-36 bulan, KPSP, Peran Orang Tua.
Background: Stunting in children aged 12-36 months impacts not only physical growth but also poses a high risk of delays in cognitive, motor, and language development. This period is a critical "golden age" where brain plasticity is highly responsive to environmental stimulation.
Objective: To analyze the effect of structured developmental stimulation using a guide module on the development of stunted children aged 12–36 months.
Methods: This quasi-experimental study with a pre-post test control group design involved 60 stunted children (30 intervention, 30 control) selected via consecutive sampling. The intervention group performed independent daily stimulation using the module for 4 weeks (minimum 15 minutes/day), covering four developmental aspects and monitoring, while the control group only received initial education using Child’s Identity Card (KIA). The research instrument used was the Pre-Screening Developmental Questionnaire (KPSP), and data analysis was conducted using the Wilcoxon and Mann-Whitney U tests.
Results: The 4-week intervention effectively and significantly improved the children's developmental status (p=0.001). In the intervention group, 96,7% of children successfully achieved the "Appropriate" category, with 66.7% of them achieving a score of 10. Conversely, in the control group, 16.7% remained in the "Questionable" category. The highest improvements occurred in the socialization/independence aspect (19.5%) and gross motor aspect (17.3%), where children became more verbally responsive and demonstrated more mature physical coordination. Effect size analysis indicated that the stimulation had a moderate effect (Effect Size r=0.42) in optimizing developmental achievements.
Conclusion: Structured and directed developmental stimulation by parents is effective in significantly improving the developmental scores of stunted children aged 12-36 months.
Keywords: Stunting, Developmental Stimulation, Children Aged 12-36 months, KPSP, Parental Role
Kata Kunci : Stunting, Stimulasi Perkembangan, Anak Usia 12-36 bulan, KPSP, Peran Orang Tua